Pembangunan Pedestrian Jalan Ahmad Yani Selesai Akhir Tahun

    Pengerjaan penataan kawasan ditargetkan selesai pada 20 Desember 2021

    REPUBLIKA.CO.ID, SUKABUMI — Proses pembangunan kawasan Pejalan Kaki Jalan Ahmad Yani Kota Sukabumi ditargetkan selesai pada Desember 2021. Dimana saat ini pembangunannya sudah dilakukan.

    Untuk mempercepat proses pembangunan, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUTR) Kota Sukabumi meninjau pengerjaan penataan kawasan pejalan kaki Ahmad Yani Jumat lalu (1/10). Peninjauan dilakukan bersama Komisi II DPRD Kota Sukabumi.

    ”Pengerjaan penataan kawasan ditargetkan selesai pada 20 Desember 2021,” kata Kepala DPUTR Kota Sukabumi, Asep Irawan kepada wartawan, Sabtu (2/10). Sejauh ini pengerjaannya baru mencapai lima persen.

    Pekerjaan penataan yang sudah dimulai meliputi pembangunan trotoar di sisi kanan dan kiri Jalan Ahmad Yani. Rencananya, ruas satu dari simpang Jalan Julius Usman hingga Jalan Ciwangi dan ruas dua dari simpang Jalan Ciwangi hingga simpang Jalan Zaenal Zakse.

    ”Kami meminta pengembang menerapkan sistem kerja shift malam dan siang,” kata Asep. Harapannya, pekerjaan bisa selesai tepat waktu.

    Sedangkan untuk pengelolaan PKL, kata Asep, akan segera dilaksanakan dan dalam waktu dekat akan dibangun trotoar Jalan Harun Kabir. Sekretaris Daerah Kota Sukabumi, Dida Sembada, mengatakan pedestrian yang dibangun terbagi menjadi dua segmen, pertama dari simpang Jalan Yulius Usman hingga Jalan Ciwangi.

    Sedangkan segmen kedua dari simpang Jalan Ciwangi sampai simpang Jalan Zaenal Zakse. Informasi dari konsultan perencanaan, penataannya akan menggunakan kombinasi konsep kota lama dan kota baru.

    Konsep kota lama diterapkan pada segmen pertama karena masih banyak bangunan perbelanjaan tua. Sementara itu, konsep kota baru diterapkan pada segmen kedua.

    Dimana dalam rencana penataan, lebar jalan untuk kendaraan akan dipersempit karena kawasan Jalan Ahmad Yani akan diprioritaskan untuk pejalan kaki. Selain itu, beberapa kursi taman dan ducting juga akan dipasang.

    Menurut Sekda, dalam sosialisasi tersebut para pemilik toko menyuarakan aspirasinya terkait penataan fasilitas parkir dan penempatan Pedagang Kaki Lima (PKL).

    Ketua Komisi II DPRD Kota Sukabumi, Ivan Rusvansyah Trisya menjelaskan, pihaknya meminta pengembang menambah alat kerja dan jumlah pekerja, agar kawasan pedestrian Ahmad Yani bisa dibangun tepat waktu. Untuk penempatan PKL, ia menjelaskan, beberapa pertemuan telah dilakukan terkait penempatan tersebut setelah penataan kawasan selesai.



    https://www.republika.co.id/berita/r0btzs380/pembangunan-pedestrian-jalan-ahmad-yani-rampung-akhir-tahun