Pembangunan RSUD Sumbawa Dilakukan Ekspose Dengan TP4D

Sumbawa Besar, Gaung NTB
Sehari setelah dilakukan kegiatan peletakan batu pertama (Ground Breaking) pembangunan RSUD Sumbawa yang baru berlokasi dikawasan jalan raya lintas Sering Kecamatan Unter Iwes Sumbawa, yang menyerap anggaran mencapai sekitar Rp 35 Miliar lebih itu dilakukan oleh Menteri Kesehatan Republik Indonesia diwakili Direktur Pelayanan Kesehatan (Yankes) Tradisioal Dirjen Yankes Dr dr Ina Rosalina Padan SP.Ak M.Kes MH.Kes, maka Selasa (25/06) kemarin Direktur RSUD Sumbawa dr Dede Hasan Basri selaku Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) didampingi konsultan perencanaan, sejumlah pejabat RSUD dan rekanan kontraktr pelaksana melakukan kegiatan ekspose bersama dengan Tim Pengawal Pengaman dan Pengendali Pembangunan Daerah (TP4D) Sumbawa, terkait dengan rencana pekerjaan lanjutan pembangunan RSUD Sumbawa dimaksud.

Ketua TP4D Sumbawa Putra Riza Akhsa Ginting SH dalam keterangan Persnya kepada Gaung NTB diruang kerjanya kemarin, membenarkan kalau pihak RSUD Sumbawa telah melakukan kegiatan ekpose terkait dengan pembangunan RSUD Sumbawa dilokasi kawasan Sering Kecamatan Unter Iwes Sumbawa itu, untuk kegiatan tahap pertama dalam tahun 2019 ini Pemerintah menggelontorkan biaya mencapai sekitar Rp 35 Miliar lebih, dengan luas bangunan yang akan dibangun 4.399 M2 baik itu pembangunan ruang perawatan dan Unit Gawat Darurat (UGD), dengan masa waktu pekerjaan selama enam bulan optimis akan dapat dituntaskan dengan baik sebagaimana yang diharapkan.

“Kami dari TP4D telah meminta kepada PPK, Konsultan Pengawas maupun Rekanan Kontraktor, agar dalam pelaksanaannya tetap mengacu kepada schedule program yang dibuat, dengan tetap memperhatikan mutu dan kualitas hasil proyek sesuai dengan bestek yang ditentukan, dalam hal TP4D akan mengawal dan mengamankan kegiatan pelaksanaan dari proyek tersebut,” kata jaksa Putra akrab Ketua TP4D yang juga Kasi Intelejen Kejari Sumbawa ini disapa.

Pembangunan RSUD Sumbawa yang baru dilakukan Pemda Sumbawa secara bertahap, dengan harapan pada tahun 2020 mendatang sesuai dengan usulan diharapkan dapat memperoleh bantuan dari Dana Alokasi Khusus (DAK) Pemerintah Pusat dengan nilai mencapai Rp 224 Juta lebih plus tambahan dari APBD Sumbawa sekitar Rp 100 Miliar, mengingat untuk mewujudkan RSUD Sumbawa yang baru dan ebih reprsentatif lengkap dengan sejumlah sarana prasarana dan fasilitas pendukungnya membutuhkan total anggaran sekitar Ro 350 Miliar, karena dukungan dari berbagai elemen masyarakat didaerah ini sangat dibutuhkan, agar apa yang menjadi hajat dan dambaan dari Pemerintah dan Masyarakat dapat direalisasikan dan diwujudkan dengan baik sebagaimana yang diharapkan, paparnya.