Pembuat Galon Pembunuh Ibu dan Anak di Pinrang Diancam 15 Tahun Penjara

Laporan wartawan Tribunpinrang.com, Nining Angreani

TRIBUNNEWS.COM, WATAN SAWITTO – Pelaku pembunuhan ibu dan anak, AS (19) diperiksa intensif di Unit PPA Polres Pinrang, Selasa (29/06/2021).

Di depan penyidik, AS mengaku telah membunuh Sri Irmawati (34) dan Muhammad Adri (10).

Atas perbuatannya, AS dijerat Pasal 338 KUHP tentang Pembunuhan dan Undang-Undang Perlindungan Anak.

“Pelaku dijerat pasal berlapis pasal 338 dan UU Perlindungan Anak dengan ancaman 15 tahun penjara,” kata Kepala Bareskrim Polres Pinrang, Iptu Deki Marizaldi saat ditemui.

Baca juga: POPULER Regional: Pembuat Galon Tewaskan Ibu dan Anak | Wanita Kumpulkan Jenazah Ayah yang Positif Covid-19

Sebelumnya diberitakan, Satreskrim Polres Pinrang berhasil menangkap pelaku pembunuhan ibu dan anak di sebuah rumah kos di Jalan Kijang, Desa Maccorawalie, Kecamatan Watang Sawitto, Kabupaten Pinrang.

Ibu dan anak itu ditemukan tewas di rumah kos pada Minggu (27/6/2021) sekitar pukul 12.30 WITA.

Korbannya adalah Sri Irmawati Nur (34) dan Muhammad Adri (10).

Beberapa jam kemudian, polisi berhasil menangkap pelaku, AS (19), di Jalan Beruang, Desa Maccorawalie, Kecamatan Watang Sawitto, Kabupaten Pinrang.

Baca juga: 4 FAKTA Tukang Galon Tewas Ibu dan Anak di Pinrang, Mulai Tergoda Saat Korban Berpakaian Terbuka

Pelaku AS adalah seorang pengantar air galon isi ulang yang tinggal di Desa Cikkuala, Desa Langnga, Kecamatan Mattiro Sompe, Kabupaten Pinrang.



https://www.tribunnews.com/regional/2021/06/30/tukang-galon-yang-bunuh-ibu-dan-anak-di-pinrang-terancam-hukuman-15-tahun-penjara