Pemda Bersama BKMM Cikampek Gelar Operasi Katarak Gratis di RSMA Provinsi di Sumbawa

Sumbawa Barat, Gaung NTB
Pemda Sumbawa melalui Dinas Kesehatan Kabupaten Sumbawa bekerja sama dengan Balai Kesehatan Mata Masyarakat (BKMM) Cikampek dan Persatuan Dokter Ahli Mata Indonesia (PERDAMI), menggelar Operasi Katarak grartis yang berlangsung di RS H.L Manambai Abdul Kadir (RSMA) Provinsi di Sumbawa tanggal 31 Oktober 2018. Kegiatan Operasi Katarak Gratis tersebut digelar dalam rangka hari Kesehatan Nasional ke-54 Tahun 2018
Kepala BKMM Cikampek Kementrian Kesehatan Ditjen Pelayanan Kesehatan, dr. Eko Priyanto MARS yang ditemui Gaung NTB disela-sela kegiatan operasi di RSMA Sumbawa, menyampaikan bahwa untuk mengelar kegiatan operasi tersebut pihaknya membawa tim medis yang terdiri dari 13 orang yang meliputi kepala Asepsi, dokter spesialis mata dan selebihnya perawat mahir rumah sakit dari BKMM Rumah sakit Cikampek.
Selain itu jelasnya, juga berkoordinasi dengan Dokter Astry selaku Dokter Spesialis Mata di Sumbawa kemudian juga koordinasi dengan Persatuan Dokter Ahli Mata Indonesia (Perdami).
Eko—sapaanya juga menjelaskan bahwa BKMM Cikampek UPT Kementrian Kesehatan mempunyai tugas di 18 provinsi yang terdiri dari NTT, NTB, Bali, Jawa, dan di Sumatera.
“Kebetulan tahun ini kami BKMM Cikampek mempunyai jadwal Operasi Katarak bertempat di Kabupaten Sumbawa,” jelasnya.
Lebih lanjut disampaikan Eko, bahwa ada beberapa tahapan yang dilakukan oleh BKMM Cikampek sebelum melakukan kegiatan operasi yaitu sosialisasi, kemudian peningkatan kapasitas SDM pelayanan atau pelatihan mata dan operasi katarak serta terakhir ada follow up (pengecekan kembali hasil operasi). Dia juga menyampaikan bahwa untuk dapat menjiad peserta kegiatan Operasi Katarak yaitu adanya kelainan mata terutama penyakit Katarak, tidak ada hypertensi dan tidak ada gula darah, maka dapat dilakukan operasi dan operasi ini tidak dipungut biaya. Selain itu, mereka juga memberikan pelatihan kepada tenaga kesehatan (perawat) guna dalam meningkatkan kapasitas agar perawat ini dengan cepat menscreening penderita Katarak yang ada di sekitar tempat kerjanya.
“Kami dalam melakukan pelatihan kepada perawat ini supaya ketika saya beserta tim pulang ke Jakarta dapat dilanjutkan oleh pemerintah daerah untuk melaksanakan kembali kegiatan seperti ini, Agar kesehatan mata masyarakat di Sumbawa ini terjaga dan terjamin” ujarnya
Eko berharap Pemerintah Daerah dapat menindaklanjuti apa yang telah dilakukan seperti kegiatan stimulan (katarak) ini, kemudian untuk masyarakat diberharapkan dapat mendapatkan informasi tentang cara menjaga kesehatan mata secara utuh dari perawat-perawat atau tenaga kesehatan yang sudah dilatih sehingga masyarakat dapat memahami betul cara menjaga kesehatan mata.
Untuk diketahui kata Eko, kesehatan mata sangat penting, karena 83 persen informasi itu masuk lewat mata sehingga kesehatan mata sangat penting untuk dideteksi secara dini (screening) yang mestinya harus dilakukan dari mulai anak sekolah untuk menjaga kesehatan mata. Dengan demikian semua masyarakat diharapkan dapat menjaga kesehatan matanya.
Pada kegiatan operasi yang berlangsung kemarin, ada 56 peserta yang mendaftar yang berasal dari Puskesmas di seluruh kecamatan di Kabupaten Sumbawa. Dari jumlah tersebut setelah dilakukan pemeriksaan yang memenuhi syarat untuk dilakukan operasi sebanyak 37 orang yang langsung ditangani oleh dokter specialis mata dari BKMM Cikampek bekerja sama dengan tim medis dari Kabupaten Sumbawa.
Untuk diketahui bahwa kegiatan operasi katarak gratis ini sudah berlangsung sejak beberapa tahun lalu, dan direncakan akan berlangsung terus setiap tahun.