PEMDA RENCANAKAN BANGUN GEDUNG BPBD SUMBAWA

    Sumbawa Besar, Gaung NTB
    Kantor Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumbawa yang kini berada dijalan Bungur kawasan Sernu Kelurahan Lempeh Sumbawa Besar hampir setiap tahunnya menjadi langganan banjir bersama sejumlah kantor Dinas lainnya maupun rumah warga yang berada di perkampungan penduduk, sebagai akibat selain kondisi kantor ataupun perumahan yang ada dikawasan tersebut sebagian besar berada didataran rendah, juga karena konstruksi bangunannya merupakan bangunan lama dengan pondasi rendah, sehingga saat curah hujan lebat turun membuat air selokan (drainase) melimpah dan meluap hingga menutupi ruas jalan dan perkantoran setempat.
    Oleh karena itu untuk meminimalisir agar BPBD Sumbawa tidak lagi menjadi langganan banjir, ungkap Kepala BPBD Sumbawa Zainal Abidin S.Sos dalam keterangan Pers kepada Gaung NTB diruang kerjanya kemarin, maka Pemda Sumbawa merencanakan akan membangun sebuah gedung BPBD yang lebih representatif kedepan, dengan menggunakan dana bantuan APBD II Sumbawa tahun 2018 yang ditaksir akan menelan biaya pembangunannya sekitar Rp 5 Miliar, dimana untuk tahap awal telah dilakukan pembuatan Detail Engeneering Desain (DED) dari bangunan gedung dimaksud yang akan dibangun dan diperluas hingga kebelakang, sebab sebelumnya ada lahan tanah seluas puluhan are dibelakangnya itu telah dibebaskan sebelumnya oleh Pemda Sumbawa.
    Menurut Bidin akrab mantan Kadiskoperindag dan Sekwan Sumbawa ini disapa, diakui memang pada tahun sebelumnya pernah diusulkan untuk pembangunan gedung kantor BPBD Sumbawa untuk mendapatkan bantuan biaya bagi pembangunannya dari Pusat melalui BPBN, akan tetapi harapan tersebut menjadi sirna dan tak bisa diharap lagi, mengingat informasi yang diterima ternyata alokasi anggarannya sudah dilakukan moratorium oleh Pemerintah, sehingga akhirnya Pemda Sumbawa memasukkannya kedalam rencana pembangunan menggunakan alokasi APBD II Sumbawa tahun 2018 mendatang, dan kami optimis rencana tersebut akan dapat direalisasikan sebagaimana yang diharapkan.
    Memang pembangunan gedung BPBD Sumbawa ini merupakan suatu kebutuhan terang Bidin, karena kondisi fisik kantor yang ada sekarang ini selain luasnya tidak memadai dengan ruangan yang sempit, juga merupakan bangunan lama dan menjadi langganan banjir setiap tahun, sehingga kedepan sangat dibutuhkan yang namanya gedung representatif dan lebih baik kedepan, agar tanggung jawab dan kinerja yang diemban BPBD Sumbawa itu sendiri dapat ditingkatkan lebih baik, terutama dalam memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat, termasuk didalamnya penambahan sejumlah sarana prasarana dan sejumlah fasilitas penunjang operasional lainnya akan terus diupayakan peningkatannya secara bertahap, sehingga ketika terjadi bencana puluhan personel yang dimiliki BPBD akan dapat dengan segera bergerak melakukan action lapangan tentu dengan mendapatkan dukungan sejumlah sarana peralatan yang memadai, tukasnya.