Pemerintah Kabupaten Bekasi Klaim Kasus Aktif Covid-19 Menurun Sebelum Puasa

Ada tambahan 159 pasien yang sembuh dari Covid-19.

REPUBLIKA.CO.ID, BEKASI – Menjelang datangnya Ramadan, jumlah kasus Covid-19 aktif di Kabupaten Bekasi diklaim mengalami penurunan yang cukup signifikan. Pada 1 April 2021 jumlah kasus aktif sebanyak 951 orang. Kemudian pada Sabtu 10 April 2021 jumlahnya turun menjadi 718 kasus atau turun 233 kasus.

Data terbaru dari Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Bekasi melalui website pikokabsi.bekasikab.go.id, Sabtu (10/4), kasus positif harian meningkat 140 orang. Namun, ada 159 pasien tambahan yang sembuh.

Jumlah pasien yang dirawat di rumah sakit menurun sebanyak 15 orang, sisanya 250 orang. Kemudian pasien isolasi diri berkurang 40 orang, sisanya 468 orang. Untuk kasus kematian tidak ada tambahan 252 orang.

“Distribusi kasus aktif ada di 21 kecamatan dengan jumlah kasus terbanyak di Kecamatan Tambun Selatan 145 orang, Cibitung 95 orang, Cikarang Timur 63, Tambun Utara 61, Cikarang Selatan 56 dan Cikarang Pusat 52 orang,” ujar Covid. -19 Juru bicara Satgas, dr. Alamsyah, dikutip dari keterangan resminya, Senin (12/4).

Selain Kecamatan Sukawangi dan Tambelang yang nihil kasus aktif, terdapat sepuluh kecamatan dengan jumlah kasus aktif yang rendah yaitu Cibarusah 17 kasus, Setu 17, Pebayuran 13, Karangbahagia 12, Sukakarya 11, Cabangbungin 5, Muaragembong 4, Kasus Sukatani 2, Serang Baru 2 dan Bojongmangu 1.. “Total kumulatif kasus positif Covid-19 di Kabupaten Bekasi sebanyak 23.736 orang. Dari jumlah itu, 22.766 orang dinyatakan sembuh, 252 meninggal dunia dan 718 orang dalam pengobatan, dengan angka kesembuhan 95,9 persen,” jelasnya.

Meski sepekan ini kasus aktif Covid-19 sudah menurun, Pemerintah Kabupaten Bekasi mengimbau kepada masyarakat untuk tetap disiplin melaksanakan protokol kesehatan 5 M. Kenakan masker, cuci tangan, jaga jarak, hindari keramaian dan kurangi mobilitas yang tidak perlu.




Source