Pemerintah Kota Pekalongan Gandeng 16 Perusahaan Serap Tenaga Kerja

    REPUBLIKA.CO.ID, PEKALONGAN – Pemerintah Kota Pekalongan, Jawa Tengah bekerja sama dengan 16 perusahaan untuk mengoptimalkan penyerapan tenaga kerja bagi alumni atau lulusan dari Balai Latihan Kerja (BLK) setempat.

    Kepala Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Balai Latihan Kerja Kota Pekalongan, Sunarto Hadi, mengatakan 16 perusahaan tersebut antara lain bergerak di bengkel motor, hotel dan garmen.

    “Berdasarkan data tahun 2020, 42,1 persen peserta BLK terserap perusahaan. Selebihnya, kami mendorong alumni atau lulusan menjadi wirausaha dan membuka lapangan kerja baru,” ujarnya di Pekalongan, Jumat (23/4).

    Menurutnya, saat ini pihaknya juga sedang menjajaki dan bekerja sama dengan PT Trans Ritel Indonesia atau Transmart Pekalongan. “Sudah ada enam orang yang bekerja di PT Trans Ritel Indonesia. Untuk perusahaan ini terbuka untuk semua jurusan,” ucapnya.

    Mengenai mekanismenya, kata dia, sebelum peserta pelatihan dipindahkan ke perusahaan, mereka harus sudah selesai menjalani pelatihan. Kemudian mengikuti program uji kompetensi yang nantinya akan digunakan sebagai bahan evaluasi peserta dari hasil belajar selama pelatihan dan sebagai tolak ukur tingkat keterampilan individu.

    “Jika setuju magang atau bekerja di perusahaan, maka peserta akan mendaftar di BLK sesuai dengan formasi yang disyaratkan perusahaan. Nanti akan kita distribusikan ke masing-masing perusahaan,” ujarnya.

    Sunarto mengatakan, pihaknya akan terus membuka peluang bagi alumni untuk mengikuti program magang namun karena kuota yang terbatas, peserta bisa melakukannya secara sukarela. “Kami berharap kerjasama dengan sejumlah pihak atau perusahaan dapat memperluas jaringan dalam distribusi dan penyerapan tenaga kerja,” ucapnya.


    Source