Pemkab Pasang Plakat di Tujuh Pesisir Tanah Kesultanan

    REPUBLIKA.CO.ID, GUNUNG KIDUL — Pemerintah Kabupaten Gunung Kidul, Daerah Istimewa Yogyakarta, memasang plakat di tujuh wilayah pesisir yang merupakan tanah kesultanan di wilayah ini.

    Bupati Gunung Kidul Sunaryanta di Gunung Kidul, Rabu, mengatakan tujuh pantai yang masuk dalam wilayah tanah kesultanan (SG), yakni Pantai Baron, Ngrawe, Nglolang, Sepanjang, Drini, Krakal dan Siung.

    “Wilayah pesisir yang merupakan bagian dari Tanah Kesultanan (SG), saat ini pengelolaan dan kewenangannya diserahkan kepada pemerintah kabupaten dengan mengeluarkan surat kancing,” kata Sunaryanta.

    Berdasarkan laporan dari Dinas Pertanahan dan Tata Ruang Gunung Kidul di kawasan SG di Pantai Baron, Ngrawe, Nglolang, Sepanjang, Drini, Krakal dan Siung. Lahan SG terluas berada di kawasan Pantai Krakal dengan luas lebih dari 14 hektar.

    Selanjutnya kawasan Pantai Ngrawe atau yang lebih dikenal masyarakat dengan sebutan Pantai Mesra merupakan kawasan yang menjadi penguasaan Pemerintah Kabupaten Gunung Kidul seluas kurang lebih 1,4 hektar sesuai tombol nomor 027.B/HI /KPKl2020 dan enam pantai lainnya.

    “Dengan dipasangnya plakat tersebut, menjadi salah satu legitimasi Pemkab Gunung Kidul dalam menjaga lahan-lahan berstatus SG,” ujarnya.

    Bupati Sunaryanta juga menyampaikan bahwa pemasangan piagam ini merupakan salah satu upaya dan partisipasi aktif pemerintah kabupaten dalam menjaga dan menyelamatkan kedua lahan SG. Dengan begitu, masyarakat akan lebih diuntungkan.

    “Selain itu, ini merupakan langkah awal dalam proses penataan ruang di sepanjang pantai,” katanya.

    Seperti diketahui, saat ini kabupaten/kota di DIY telah melakukan inventarisasi tanah kesultanan dan tanah puropakalaman (PAG) dalam beberapa tahun terakhir.

    https://repjogja.republika.co.id/berita/qufcvq330/pemkab-pasang-plakat-di-tujuh-pantai-tanah-kasultanan