Pemkot Bogor Alokasikan Rp 62 Miliar untuk Belanja Alat Kesehatan

    REPUBLIKA.CO.ID, BOGOR — Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor mengalokasikan anggaran sebesar Rp. 62 miliar untuk belanja alat kesehatan (alkes) dengan memotong enam persen anggaran belanja pegawai dalam APBD Perubahan 2021.

    Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto menyampaikan besaran anggaran tersebut secara virtual dalam rapat pleno Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Perubahan APBD Kota Bogor Tahun 2021, Kamis (23/9), terkait pengalihan enam persen anggaran kepegawaian ke barang dan jasa. belanja jasa dan belanja modal. kesehatan.

    Dalam Raperda Perubahan APBD 2021, belanja daerah tahun 2021 ditargetkan sebesar Rp. 2,9 triliun, meningkat Rp. 374 miliar dari APBD 2021 murni. Alokasi Rp. Anggaran 62 miliar untuk alat kesehatan berarti menyerap 17,87 persen dari tambahan APBD 2021 yang ditetapkan melalui Kebijakan Umum Perubahan APBD Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (KUPA-PPAS) 2021.

    Kebijakan tersebut dalam rangka optimalisasi belanja pembangunan dan pelayanan publik dalam rangka mendukung pemulihan ekonomi masyarakat. Bima mengatakan, perubahan APBD masih perlu dilakukan sehingga percepatan pelayanan kesehatan dalam penanggulangan Covid-19 menjadi kunci analisis kebijakan pelonggaran masyarakat.

    Sementara itu, perubahan pendapatan daerah ditargetkan Rp 2,5 triliun, meningkat Rp 303 miliar dari APBD murni 2021. Kemudian, perubahan pembiayaan ditargetkan sebesar Rp359 miliar, meningkat Rp71 miliar dari APBD murni 2021.

    Dengan begitu, kata Bima, aspirasi warga Kota Bogor untuk segera pulih telah dioptimalkan secara signifikan oleh pemerintah, dari berbagai arah.

    https://repjabar.republika.co.id/berita/qzxjdo484/pemkot-bogor-alokasikan-rp-62-miliar-untuk-belanja-alkes