Pemkot Lampung memperketat arus kendaraan yang masuk

Pengawasan ini berujung pada adendum SE tentang larangan mudik.

REPUBLIKA.CO.ID, BANDAR LAMPUNG – Wali Kota Bandar Lampung Eva Dwiana meminta Satgas Covid-19 memperketat pengawasan arus kendaraan di pintu masuk kota. Ini mengikuti adanya Tambahan Surat Edaran Nomor 13 Tahun 2021 tentang mudik Lebaran, tentunya kita pemerintah daerah akan mengikuti perintah dari pemerintah pusat.

“Di perbatasan sudah kami perintahkan pengawasannya diperketat lagi,” ujarnya di Bandar Lampung, Jumat (23/4).

Dia berkata, akan merevisi dan menyesuaikan Surat Edaran (SE) Nomor 80/523 / T.09 / 2021 tentang Pembatasan Kegiatan Perjalanan ke Luar Daerah dan / atau Kegiatan Mudik dan / atau Berangkat ke ASN dengan Adendum SE Satgas Covid-19 Sentral di upaya pencegahan penyebaran Covid-19 pada bulan puasa dan Idul Fitri tahun 2021.

Eva berkata, Dengan larangan mudik ini, pemerintah menunjukkan rasa sayang kepada masyarakat karena tidak ingin mereka terpapar Covid-19. “Pemerintah mencintai rakyatnya, tidak ingin mencegah mereka pulang. Jika mereka berkumpul tapi terkena virus, Baik sama dengan upaya pemerintah memutus rantai Covid-19, ”jelasnya.

Ia tidak akan mengubah atau merevisi jam operasional mal, toko, pedagang kecil dan kafe di mana mereka akan diberikan waktu untuk membuka usaha hingga jam yang ditentukan. Dalam Surat Edaran Walikota Bandarlampung Nomor 360/326 / IV.06 / III / 2021, jam operasional jenis usaha seperti pusat perbelanjaan, supermarket dan toko modern sebelumnya hanya diperbolehkan buka hingga pukul 21.00 WIB.

Jenis usaha lain seperti karaoke, kafe, klub malam, diskotik, dan pedagang kaki lima masih diberikan jam buka hingga pukul 22.00 WIB. “Saya minta pemilik usaha menjaga prokesnya, kita akan lindungi bersama-sama, agar kota Bandar Lampung bebas dari virus corona,” kata Eva.

sumber: Antara




Source