Pemkot Madiun Perpanjang PPKM Mikro hingga 14 Juni

    REPUBLIKA.CO.ID,MADIUN — Pemerintah Kota Madiun, Jawa Timur memperpanjang pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat skala mikro (PPKM) pada 1-14 Juni 2021 untuk lebih mengendalikan penyebaran kasus COVID-19 di wilayah setempat.

    “PPKM mikro kita diperpanjang lagi. Tujuannya untuk menekan penyebaran COVID-19 sebagaimana diatur dalam Instruksi Walikota Madiun Nomor 12 Tahun 2021,” kata Walikota Madiun Maidi dalam keterangannya di Madiun, Kamis (3/6).

    Menurutnya, kasus aktif COVID-19 di Kota Madiun masih cukup tinggi, mencapai 96 kasus hingga Kamis ini. Oleh karena itu, ia menginginkan PPKM yang diperluas dapat menekan kasus COVID-19 di daerah secara optimal.

    “Setelah kami perpanjang, penyemprotan massal akan terus dilakukan. Jika ada indikasi kerumunan, kami juga akan membubarkan. Kami akan mencari cluster terbesar di mana, jika itu adalah cluster keluarga, maka keluarga kami akan mengajukan banding melalui RT dan RW , tolong diperbaiki prosesnya, lebih hati-hati,” ujarnya.

    Melalui perpanjangan PPKM, pemblokiran akses ke wilayah Kota Madiun dan penegakan protokol kesehatan masih dilakukan melalui operasi peradilan, kemudian posko PPKM mikro dan pejuang waras di tingkat desa hingga kecamatan terus dilakukan. dioptimalkan.

    Selain itu, sejumlah kegiatan juga masih dibatasi, antara lain hajatan/resepsi pernikahan, hajatan/hajatan/bancakan dan sejenisnya, yang dilakukan maksimal 50 orang per shift atau maksimal empat shift. Hidangan tidak diperbolehkan menjadi prasmanan tetapi dibawa pulang.

    Kegiatan sosial seni budaya yang dapat menimbulkan keramaian dapat dilakukan dengan batas maksimal 25 persen setelah mendapat izin dari Kepala Gugus Tugas Penanganan COVID-19 dengan penerapan prokes yang lebih ketat.

    Selain itu, jam operasional Tempat Hiburan Malam (THM) dibatasi mulai pukul 15.00 hingga 24.00 WIB dengan kapasitas maksimal 25 persen. Kapasitas yang sama juga berlaku untuk operasional warnet atau “game online” dengan batas waktu 22.00 WIB.

    Jam operasional pusat perbelanjaan/mall/bioskop hingga pukul 21.00 WIB dan aktivitas publik di fasilitas umum dibatasi pukul 05.00-23.00 WIB dengan batas kapasitas maksimal 50 persen.

    Pihaknya meminta warga mematuhi aturan tersebut agar kasus penyebaran COVID-19 di Kota Madiun bisa ditekan. Menurut data, di Kota Madiun, jumlah kasus COVID-19 hingga Kamis mencapai 2.696 orang. Dari jumlah itu, 2.422 orang sembuh, 33 dirawat, 63 diisolasi, dan 178 meninggal.

    Penambahan kasus hingga Kamis ini, terdapat 14 kasus baru terkonfirmasi, 19 sembuh, dan nol kematian.

    https://repjogja.republika.co.id/berita/qu4xwv327/pemkot-madiun-perpanjang-ppkm-mikro-hingga-14-juni