Pemkot Surakarta Terima 200 Tabung Oksigen

    Pemkot Surakarta mendapat 200 tabung oksigen dari Singapura

    REPUBLIKA.CO.ID, SOLO — Pemerintah Kota Surakarta kembali menerima bantuan 200 tabung oksigen dari Shopee Singapura untuk disalurkan ke rumah sakit rujukan yang menangani pasien Covid-19 di Solo, Jawa Tengah.

    Bantuan 200 tabung oksigen dari Shopee Singapura seberat 14.175 ton diterima Wakil Walikota Surakarta Teguh Prakosa di depan Kantor Kesehatan Balaikota Surakarta, Sabtu (24/7). Menurut Teguh Prakosa, jumlah bantuan dari sebanyak 200 tabung oksigen seberat 14.175 ton ini sama dengan sebelumnya, sehingga total bantuan menjadi 400 tabung oksigen untuk Pemkot Surakarta.

    “Bantuan ini dibantu kargo Bandara Adi Soemarmo dan Bea Cukai Surakarta, melepas tabung oksigen dari Singapura hingga barang tiba di Balai Kota Surakarta,” kata Teguh.

    Menurut Teguh, keterlambatan kedatangan tabung oksigen dari Singapura tersebut disebabkan adanya masalah pada pesawat pengangkut barang yang seharusnya langsung menuju Bandara Adi Soemarmo, diperkirakan tiba sekitar pukul 14.00 WIB. Namun, pesawat harus transit dulu ke Batam lalu ke Solo, sehingga tabung tiba di Balai Kota Surakarta, sekitar pukul 18.20 WIB.

    Teguh mengatakan, ratusan tabung oksigen akan didistribusikan ke rumah sakit rujukan yang menangani pasien Covid-19 yang membutuhkan oksigen dan nantinya melalui Dinas Kesehatan Kota Surakarta. Jumlah bantuan saat ini total 400 tabung oksigen, apakah akan ditambah lagi, kata dia, belum tahu pasti, namun diperkirakan bantuan bantuan oksigen akan terus dilakukan hingga kondisi rumah sakit mendekati normal.

    “Karena di wilayah Jawa Tengah tidak ada produksi oksigen. Jadi suplai oksigen kita masih tergantung Jawa Barat dan Jawa Timur,” ujarnya.

    Bantuan tabung oksigen ini memang merupakan kerjasama Wali Kota Surakarta dengan Shopee langsung dari Singapura. Tabung oksigen ini tinggal pakai dan kalau habis tinggal isi ulang saja. Jumlah tabung dibatasi jika isinya habis, tinggal isi ulang saja.

    Kepala Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Surakarta Ahyani mengatakan, rencananya tabung oksigen dari Singapura akan tiba di Kantor Dinas Kesehatan (DKK) Kota Surakarta, Sabtu, sekitar pukul 14.00 WIB. Namun terkendala pesawat yang membawa bantuan tersebut akhirnya tiba sekitar pukul 18.20 WIB. Ia mengatakan kebutuhan oksigen di Kota Solo hampir 60 ton per hari, berarti seperempat hari.

    Tabung oksigen tambahan ini dapat menopang seluruh kota Solo selama 6 jam. “Bantuan tabung oksigen 200 ini untuk mendukung cadangan jika dibutuhkan mendesak karena lonjakan pasien. Untuk saat ini, buat cadangan dulu,” kata Ahyani yang juga menjabat sebagai Sekretaris Kota Surakarta.

    Menurut dia, rumah sakit yang kehabisan oksigen cair baru saja mengeluarkan tabung cadangannya. Memang, oksigen cair dan tabung memiliki banyak kapasitas cairan.

    sumber : Antara



    https://www.republika.co.id/berita/qwr42w354/pemkot-surakarta-dapat-bantuan-200-tabung-oksigen