Pemkot Tangsel Minta Agen PO Tidak Angkut Penumpang Mudik

    Pemerintah Kota Tangsel akan menyiapkan posko untuk memblokir kegiatan mudik Lebaran.

    REPUBLIKA.CO.ID, TANGERANG – Pemerintah Kota Tangerang Selatan melalui Dinas Perhubungan Kota Tangerang Selatan memastikan tidak ada kegiatan mudik selama Ramadhan dan Idul Fitri 1442 Hijriyah / 2021 Masehi. Kepala Bidang Lalu Lintas Dinas Perhubungan Kota Tangsel Ika mengatakan, pihaknya meminta agen perusahaan bus (PO) di Tangsel untuk tidak mengangkut penumpang mudik.

    “Kami sudah sosialisasi di terminal bus dan PO terkait larangan mudik. Kami melarang agen bus PO mengangkut penumpang kecuali di terminal,” kata Ika, Jumat (9/4).

    Ika menyampaikan, Kota Tangsel memang tidak disebut-sebut sebagai jalur pemudik. Namun untuk mengantisipasi aktivitas mudik, Pemkot Tangsel lebih melakukan penertiban terhadap pergerakan orang di beberapa terminal bus.

    “Mengantisipasi adanya pemudik, kami hanya meliput pergerakan orang dari dua terminal tipe A di Pondok Cabe dan tipe C di BSD,” jelasnya. Selain itu, upaya antisipasi juga dilakukan di sejumlah stasiun kereta api listrik (KRL) di Tangsel.

    Upaya antisipasi lainnya, lanjutnya, dengan membangun posko di berbagai titik. Nanti pada H-7 dan H + 7 Lebaran, Dishub bersama Satuan Lalu Lintas Polsek Tangsel, Satpol PP, dan Dinas Kesehatan Kota Tangsel kembali mendirikan posko untuk memblokir kegiatan mudik Lebaran.

    “Biasanya posko untuk memantau arus mudik, kali ini kita blokir kegiatan tersebut. Kemudian memantau dan mengatur arus lalu lintas, mengantisipasi kemacetan dan kemacetan di tujuh titik yang biasa kita bangun di kawasan Tangsel,” jelasnya. .




    Source