Pemprov Lampung Buka Pos Pengaduan THR 2021

Pos pengaduan THR tahun 2021 juga dibuka di 15 kabupaten dan kota di Lampung.

REPUBLIKA.CO.ID, BANDARLAMPUNG – Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Provinsi Lampung telah membuka Pos Pengaduan Hari Libur Nasional (THR) pada tahun 2021 untuk memantau penyaluran THR bagi pekerja di daerah tersebut. Pos pengaduan THR 2021 akan dibuka mulai 20 April hingga 20 Mei, kata Kepala Dinas Tenaga Kerja Provinsi Lampung Agus Nompitu di Bandarlampung, Kamis (22/4).

Pos pengaduan THR dibuka sebagai sarana konsultasi, pemantauan pelaksanaan pembayaran THR, dan koordinasi penegakan hukum dengan instansi terkait. “Berdasarkan data kemarin tidak ada keluhan tentang THR, dan kami sudah berkoordinasi dengan kabupaten dan kota untuk ikut memantau pemberian THR,” ujarnya.

Menurut dia, posko pengaduan THR pada 2021 juga dibuka di 15 kabupaten dan kota di Provinsi Lampung. “Di Lampung tercatat lebih dari 7.000 perusahaan, oleh karena itu kami terus bekerja sama dengan Apindo dan Serikat Pekerja sebagai perpanjangan tangan perusahaan dan pekerja untuk mengawasi penyaluran THR di tahun ini,” ujarnya.

Sesuai Surat Edaran Gubernur Lampung nomor 045.2 / 1497/07/2021, pembentukan posko penyelenggaraan tunjangan hari raya tidak hanya diwajibkan untuk melaporkan data pelaksanaan THR di perusahaan untuk ditindaklanjuti, melainkan juga wajib menerapkan protokol kesehatan untuk mencegah penularan Covid-19.

“Protokol kesehatan harus dilaksanakan dalam pembukaan Pos THR untuk memutus rantai distribusi Covid-19,” ucapnya.

Sebelumnya, Menteri Tenaga Kerja Ida menerbitkan Surat Edaran (SE) Nomor M / 6 / HK.04 / IV / 2021 tentang Pelaksanaan Pemberian Tunjangan Hari Raya Keagamaan (THR) tahun 2021 bagi Pekerja / Buruh di Perusahaan yang mewajibkan pengusaha untuk memberikan THR secara penuh kepada pekerja paling lambat tujuh hari sebelum Lebaran. Namun, pemerintah memberikan kelonggaran bagi perusahaan yang masih terkena pandemi Covid-19 dan tidak mampu membayar THR sesuai waktu yang ditentukan, yakni mampu membayar THR maksimal H-1 Lebaran.

Konsesi tersebut dengan ketentuan pengusaha harus melakukan dialog dengan pekerja untuk mencapai kesepakatan berdasarkan laporan keuangan yang transparan dan dilaporkan secara tertulis ke Disnakertrans tujuh hari sebelum Lebaran.

sumber: Antara




Source