PEMUDA NARKOBA KSB DIVONIS 5 TAHUN DENDA 800 JUTA

Sumbawa Besar, Gaung NTB
Walau hakim Pengadilan Negeri Sumbawa Besar telah menjatuhkan vois pidana bagi para pelaku narkoba boleh dibilang cukup tinggi hingga lebih dari 5 tahun penjara disertai denda yang cukup besar antara Rp 800 Juta – Rp 1 Miliar, tak membuat para pelaku kepemilikan, peredaran dan penggunaan barang haram itu jerah justru kasus tindak pidana narkoba selama kurun waktu memasuki 10 bulan terakhir tahun 2017 ini menunjukkan adanya peningkatan yang cukup signifikan, dan tentu hal ini menjadi kewajiban bersama untuk melakukan pencegahannya tidak saja dilakukan oleh Pemerintah, aparat penegak hukum (Kepolisian, Kejaksaan dan BNN) tetapi peran serta segenap lapisan masyarakat daerah ini sangat dibutuhkan, kata Kasi Pidum Kejari Sumbawa Jaksa Feddy Hantyo Nugroho SH dalam perbincangannya dengan Gaung NTB kemarin.
Berbagai upaya pencegahan dan tindakan preventif telah dilakukan oleh aparat penegak hukum kata Jaksa Feddy, akan tetapi kasus tindak pidana narkoba merupakan salah satu kasus tertinggi yang terjadi di dua wilayah hukum Kabupaten Sumbawa maupun KSB, dimana tuntutan dan putusan hukum pidana yang dijatuhkan cukup tinggi bagi para pelakunya, dengan harapan dapat memberikan efek jera bagi para pelakunya, namun kasus narkoba ini sepanjang 10 bulan terakhir tahun 2017 ini menunjukkan adanya peningkatan yang cukup signifikan jika dibandingkan tahun 2016 lalu, karena itu upaya pencegahan secara bersama-sama segenap elemen masyarakat sangat dibutuhkan, tukasnya.
Salah satu pelaku narkoba yang terjadi dikawasan KSB misalnya belum lama ini oleh majelis hakim Pengadilan Negeri Sumbawa Besar telah menjatuhkan vonis pidana kepada terdakwa lelaki muda berinitial Msn (27) yang bermukim di Desa Arab Kenangan Kecamatan Taliwang KSB selama 5 tahun penjara potong tahanan disertai dengan denda sebesar Rp 800 Juta Subsider 3 bulan kurungan, karena dinilai telah terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan tindak pidana narkoba sebagaimana diatur dalam pasal 112 ayat (1) UU No 35 Tahun 2009 tentang narkotika, dengan sejumlah barang bukti berupa 1 (satu) pocket shabu dengan berat bersih 0,20 Gram beserta sejumlah peralatan lainnya dinyatakan dirampas negara untuk dimusnahkan.
Perbuatan tindak pidana dengan sengaja tanpa hak atau melawan hukum memiliki, menyimpan dan menguasai narkotika golongan I bukan tanaman yang melibatkan terdakwa Msn tersebut terjadi pada hari Selasa 2 Maret 2017 lalu sekitar pukul 21.00 Wita dirumah kediaman terdakwa yang berada dilingkungan Arab Kenangan Kecamatan Taliwang KSB, berawal dari adanya informasi dari masyarakat yang diperoleh jajaran Kepolisian KSB segera bergerak melakukan penangkapan dan penggeledahan dengan menemukan 1 pocket shabu tersebut didalam kantong celana yang dipakai terdakwa dan sejumlah barang bukti lainnya didalam rumahnya sehingga tanpa ampun pelaku bersama sejumlah barang bukti diamankan anggota Satres Narkoba Polres KSB untuk proses hukum lebih lanjut.