Pemuda Sukabumi Didorong Berinovasi Saat Pandemi

    Inovasi dinilai mampu menggerakkan roda perekonomian.

    REPUBLIKA.CO.ID, SUKABUMI – Pemuda di Kota Sukabumi didorong untuk menjadi yang terdepan dalam inovasi dan kreativitas. Apalagi dalam menggerakkan ekonomi kreatif saat pandemi Covid-19.

    Demikian disampaikan Walikota Sukabumi Achmad Fahmi saat peluncuran virtual Ruang Kelas Ramadhan pada Minggu (18/4) sore. Kelas Ramadhan, salah satu program unggulan Sukabumi Creative Hub (SCH) dan Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Kota Sukabumi.

    “Kami senang di awal Ramadhan, SCH dan Disporapar kembali membuat program unggulan Kelas Ramadhan,” ujar Walikota Sukabumi, Achmad Fahmi. Ruang kelas ini adalah kali kedua diadakan selama pandemi.

    Fahmi mengatakan, kegiatan ini merupakan komitmen pemerintah bahwa dalam menghadapi pandemi jangan sampai membuat kita lemah tapi harus bangkit dengan kreativitas dan terobosan serta inovasi terbaik. Sehingga Kota Sukabumi bisa bangkit dengan kreatifitasnya hal ini ditunjukkan dengan hadirnya tokoh-tokoh kreatif yang terus berkarya untuk Sukabumi yang lebih baik.

    Saat ini, kata Fahmi, ada 11 anak muda kreatif yang akan membagikan pengalamannya. Mereka berasal dari berbagai bidang seperti pelaku ekonomi kreatif, petani, dan dokter muda.

    Sektor ekonomi kreatif merupakan salah satu andalan dalam pembangunan ekonomi nasional, kata Manajer SCH Rendi Irlian Kamase, Minggu. Perkembangan industri kreatif yang cukup pesat menjadi perhatian pemerintah daerah untuk terus mengembangkan potensi dan sumber daya manusia yang ada di industri kreatif.

    Secara khusus, kata Rendi yang dimotori oleh generasi muda, baik milenial maupun generasi Z. Sehingga Disporapar Kota Sukabumi dan SCH berupaya untuk meningkatkan taraf ekonomi kreatif lokal Kota Sukabumi.

    Demi mewujudkan kemandirian ekonomi kreatif lokal, kata Rendi, Kabupaten Sukabumi masih membutuhkan banyak ruang pendidikan untuk pengembangan ekonomi kreatif. Salah satu upaya konkrit terkait hal tersebut adalah dengan diluncurkannya Ruang Kelas Ramadhan yang hadir sebagai sarana transfer ilmu dan kemampuan pelaku kreatif melalui kelas online.

    Classroom, kata Rendi, merupakan program bincang-bincang dan workshop tentang bisnis dan taktik dalam menghadapi situasi pandemi Covid-19. Dimana Classroom bertujuan untuk meningkatkan wawasan dan kemampuan teknis dalam bidang bisnis dan parekraf di Kota Sukabumi.

    Program ini diluncurkan dalam upaya menjaga produktivitas masyarakat khususnya pelajar, ekonom, dan UKM. Sudah berjalan sejak tahun 2020, Classroom tahun ini kembali hadir dengan konsep Ramadan Classroom dan topik yang lebih menarik.




    Source