Penderita diabetes diharuskan merencanakan perencanaan puasa, memperhatikan makanan sahur dan buka puasa

Laporan Jurnalis Tribunnews.com, Alivio

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Puasa Ramadhan terbukti memberikan efek positif bagi kesehatan.

Namun, bagi penderita diabetes, dokter menganjurkan perencanaan saat berpuasa untuk mencegah penyakit lain.

Diabetes merupakan salah satu penyakit mematikan karena sering memicu komplikasi. Kadar gula yang tidak stabil akibat pola makan yang berubah dapat menyebabkan kerusakan pada organ dalam.

Kondisi ini membuat puasa memiliki risiko tersendiri bagi penderita diabetes.

Baca juga: Potensi Gangguan Mata pada Penderita Diabetes

Baca juga: Ahli Gizi: Kebutuhan Gizi Orang Puasa dan Non Puasa Tetap Sama

Perubahan pola makan selama bulan Ramadhan bisa memicu peningkatan kadar gula darah.

Untuk itu, penderita diabetes disarankan untuk menjaga asupan makanannya selama bulan Ramadhan agar terhindar dari risiko diabetes retinopati.

Berencana berpuasa menjadi kunci utama bagi penderita diabetes agar bisa tetap berpuasa dan terhindar dari risiko penyakit lanjut lainnya.

Tips kesehatan untuk meminimalisir risiko komplikasi dari virus Corona adalah dengan menjaga kadar gula darah tetap normal. (Shutterstock)

Hal tersebut disampaikan oleh dr. Suharko Soebardi, SpPD – KEMD, JEC Eye Hospitals and Clinics health care internist, menjelaskan pentingnya konsultasi ke dokter spesialis agar kondisi pasien terus dipantau.

“Tujuannya termasuk memastikan sejauh mana batasan puasa yang diperbolehkan,” ujarnya saat JEC Virtual Eye Talks, Selasa (27/4/2021).




Source