Penembakan supermarket di New York, polisi menahan seorang pria yang diyakini telah menembak 3 orang

TRIBUNNEWS.COM – Petugas kepolisian mengungkapkan, pria yang diduga menembak tiga orang hingga menewaskan satu orang pada Selasa (20/4/2021) ini kini berada dalam tahanan.

Penembakan itu terjadi di kantor manajer toko grosir Stop & Shop di West Hempstead, New York.

Mengutip CNN, polisi mengungkapkan ada beberapa ratus orang yang berada di dalam toko saat kejadian ini terjadi.

“Gabriel DeWitt Wilson adalah seseorang yang kami yakini sebagai penembaknya,” kata Komisaris Polisi Wilayah Nassau Patrick Ryder sebelum Wilson ditangkap.

“Dia meninggalkan tempat kejadian dan terlihat masih membawa senjata,” katanya kepada wartawan.

Baca juga: BNN Harus Transparan Mengungkap Barang Bukti dan Penembakan yang Menewaskan Salah Satu Pelaku di Bone

Baca juga: Serangan udara Israel kembali menargetkan fasilitas pelatihan di Gaza

Petugas kepolisian mengungkapkan bahwa Gabriel DeWitt Wilson, pria yang diyakini telah menembak tiga orang, membunuh satu orang pada Selasa (20/4/2021) kini berada dalam tahanan.

Pejabat Nassau County, yang tidak mau disebutkan namanya, mengatakan kepada CNN bahwa manajer toko itu tewas.

Polisi sebelumnya mengatakan orang yang meninggal itu berusia 49 tahun, namun tidak disebutkan namanya.

Pihak berwenang menambahkan bahwa dua korban yang terluka dibawa ke rumah sakit, dan dalam keadaan sadar dan berbicara dengan petugas penegak hukum.

Wilson, yang diperkirakan berusia sekitar 30 tahun, terakhir terlihat menuju ke barat di jalan raya yang paling dekat dengan lokasi tersebut.

Polisi mengatakan bahwa Wilson, yang tingginya kira-kira enam kaki dua inci, mengenakan atasan bisbol hitam dan kaus hitam.

Baca juga: India Rekor Rekor Baru untuk Infeksi Covid-19, New Delhi Umumkan Jam Malam

Baca juga: Sebanyak 60 anggota Kepolisian Resor Pulau Ambon dan Pulau Lease diasingkan untuk mengejar pelaku penembakan




Source