Penerbangan Kargo Cara Garuda Indonesia Bertahan Di Tengah Pandemi

    Wartawan Tribunnews.com, Hari Darmawan

    TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – PT Garuda Indonesia (Persero) saat ini mulai fokus melaksanakan penerbangan kargo, sebagai upaya bertahan di tengah pandemi.

    Direktur Utama PT Garuda Indonesia Irfan Setiaputra mengatakan saat ini Garuda lebih fokus melakukan penerbangan kargo yang menghasilkan keuntungan bagi perusahaan.

    “Langkah ini karena ada beberapa masukan dari internal terkait pasar yang belum tersentuh oleh Garuda Indonesia. Sebelumnya Garuda hanya fokus pada pelayanan penumpang,” kata Irfan dalam wawancara dengan Tribunnews, Senin (16/8/2021).

    Baca juga: Pegawai Lion Air Diduga Terlibat Pemalsuan Tes RT-PCR di Bandara Ternate, Kata Juru Bicara

    Irfan mengatakan Garuda Indonesia sejak pandemi fokus melakukan penerbangan kargo dengan rata-rata pengiriman 25 ton dalam sekali perjalanan.

    Selain itu, saat ini layanan penerbangan kargo oleh Garuda Indonesia pada dasarnya sudah tergolong menguntungkan dan menguntungkan.

    “Menghasilkan keuntungan sendiri, yaitu jika sudah mendatangkan biaya tambahan dari biaya penerbangan itu sendiri,” kata Irfan.

    Baca juga: Pegawai Lion Air Diduga Terlibat Pemalsuan Tes RT-PCR di Bandara Ternate, Kata Juru Bicara

    Dengan memanfaatkan layanan penerbangan kargo ini, lanjut Irfan, dapat menutupi biaya variabel, seperti avtur dan biaya operasional lainnya.

    “Kami mulai fokus melayani pengiriman kargo seperti ikan hidup, karena nilainya lebih besar dari ikan beku,” kata Irfan.

    Sebelumnya, Garuda Indonesia telah membuka penerbangan kargo khusus dengan rute internasional Manado-Narita, Jepang. Kemudian dari Denpasar, Bali ke Hongkong.



    https://www.tribunnews.com/bisnis/2021/08/16/penerbangan-kargo-jadi-jurus-garuda-indonesia-bertahan-di-tengah-pandemi