Pengadilan Tinggi Jepang Membebaskan Dua WNI atas Kasus Narkoba

Kedua WNI tersebut dibebaskan pada 13 Juli dan dipulangkan ke Indonesia pada 17 Juli

REPUBLIKA.CO.ID, TOKYO — Majelis hakim Pengadilan Tinggi Tokyo membebaskan dua warga negara Indonesia (WNI) yang dituduh sengaja menyelundupkan narkoba jenis sabu ke Jepang pada 2019.

Sebelumnya, dua warga negara Indonesia berinisial A dan saya divonis enam tahun penjara dan denda masing-masing 2 juta yen atau sekitar Rp264,2 juta oleh pengadilan tingkat pertama.

Dubes RI untuk Jepang Heri Akhmadi mengingatkan kasus A dan saya agar menjadi pelajaran untuk tidak mudah percaya dengan orang asing yang hendak menitipkan barangnya di luar negeri.

“Saya senang dengan bebasnya dua WNI kita. Terima kasih kepada Pengadilan Tinggi Tokyo yang telah mengadili kembali kasus ini di tingkat banding,” kata Dubes Heri dalam keterangannya, Senin (19/7).

Dalam menghadapi proses hukum, kedua WNI tersebut didampingi oleh Tim Perlindungan WNI KBRI Tokyo dengan tim pengacara selama dua tahun. KBRI Tokyo mengungkapkan, proses persiapan sidang di Jepang diketahui cukup berlarut-larut. Oleh karena itu, terdakwa dapat ditahan dalam waktu lama sambil menunggu jadwal persidangan.

Misalnya, dalam kasus A dan I, KBRI Tokyo menemani mereka menunggu lebih dari satu tahun untuk proses persidangan, dan butuh delapan bulan lagi untuk sidang banding. Kedua WNI tersebut dibebaskan pada 13 Juli dan dipulangkan ke Indonesia pada 17 Juli.

Keduanya mengucapkan terima kasih atas bantuan KBRI Tokyo sejak ditangkap polisi Jepang hingga proses persidangan.

sumber : https://www.aa.com.tr/id/dunia/court-tinggi-jepang-vonis-bebas-dua-wni-kakas-narkoba/2308531



https://www.republika.co.id/berita/qwj36u253479731/pengadilan-tinggi-jepang-vonis-bebas-dua-wni-kasus-narkoba