Pengembangan Perpusda Kota Bogor Menunggu Lelang Selesai

    REPUBLIKA.CO.ID, BOGOR – Wacana perkembangan Perpustakaan Daerah (Perpusda) Kota Bogor mulai terwujud. Hal ini terlihat dari dimulainya lelang proyek revitalisasi Perpusda yang menelan biaya Rp. 14 miliar.

    Berdasarkan data di website Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) Kota Bogor, proyek yang dilelang sejak 6 April dengan plafon Rp. 14 milyar dan HPS sebesar Rp. 13,9 miliar diperebutkan oleh 71 peserta.

    Sekretaris Badan Kearsipan dan Perpustakaan Dudi Fitri Susandi menjelaskan proyek ini akan dilakukan di bekas gedung DPRD Kota Bogor yang berada di kompleks Balai Kota Bogor, Kabupaten Bogor Tengah, Kota Bogor.

    “Iya, pembangunannya akan dilakukan di bekas gedung DPRD,” kata Dudi, Selasa (13/4).

    Setelah dibuka, Perpusda akan memiliki koleksi sebanyak 16.000 buku milik Badan Arsip dan Perpustakaan. Tak hanya itu, rencananya perpustakaan ini mengusung tema digitalisasi. Selain membaca, Perpusda juga akan memiliki taman bermain dan galeri edukasi tentang kota Bogor tempo dulu.

    “Fungsi perpustakaan berkonotasi hanya buku bacaan saja, tapi nanti kita akan ada taman bermainnya, galeri Bogor dan kita akan ada foto-foto lama di arsip dan akan kita hapus semuanya,” ujarnya.

    Saat ini Kantor Arsip dan Perpustakaan masih mencari arsip dan foto sejarah Kota Bogor untuk ditambahkan ke dalam koleksinya. Dudi pun meminta kepada masyarakat yang merasa memiliki arsip atau foto sejarah, untuk menghubungi Kantor Arsip dan Perpustakaan agar nantinya bisa dipajang di Perpustakaan Kota Bogor.

    Secara terpisah, Kepala Hukum dan HAM Setda Kota Bogor, Alma Wiranta mengatakan, untuk mendukung keberadaan perpustakaan daerah, Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor juga akan menerbitkan Peraturan Daerah (Perda) yang mengatur tentang perpustakaan. Dimana Perda berfungsi mendidik dan menata perpustakaan.

    “Jadi perda mengatur hal-hal yang nanti menjadi wajib, yang fungsinya mendidik dan menata perpustakaan,” jelasnya.

    Lebih lanjut, kata Alma, dari perda akan dibuat tujuh peraturan walikota (Perwali) yang merupakan turunan dari peraturan perpustakaan. Saat ini, Pemkot Bogor sedang menunggu nomor register dari bagian resmi Provinsi Jawa Barat.

    Diketahui, pembangunan Perpusda ini merupakan langkah konkrit Pemerintah Kota Bogor dalam melaksanakan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Kota (RPJMD) Kota Bogor yaitu Bogor Cerdas. “Ini mendukung RPJMD Kota Bogor Cerdas. Sekarang kami minta nomor registrasi ke provinsi,” pungkasnya.


    Source