Pengunjung tempat wisata harus dibatasi hingga 50 persen

    Objek-objek wisata dianggap mampu menimbulkan keramaian.

    REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Menteri Koordinator Perekonomian Airlanga Hartato angkat bicara terkait dibukanya tempat wisata yang bisa memicu keramaian dan berpotensi menularkan Covid-19 di tengah pelarangan Idul Fitri.

    Airlangga mengatakan, pemerintah telah mengatur pemberlakuan pembatasan kegiatan mikro masyarakat (PPKM) untuk melaksanakan prokes dan menerapkan total kapasitas pengunjung tidak lebih dari 50 persen.

    Ia menambahkan, penerapan regulasi tersebut juga sudah diatur oleh pemerintah daerah. Ia menegaskan, pencatatan dalam peraturan yang dibuat di PPKM adalah menggunakan masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan.

    Editor Video | Fakhtar Khairon Lubis




    Source