Penjualan Hewan Kurban di Sukabumi Lancar

    REPUBLIKA.CO.ID,SUKABUMI — Menjelang Idul Adha, Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Perikanan (DKP3) Kota Sukabumi terus melakukan pemantauan terhadap hewan kurban. Khususnya ke berbagai penjual hewan kurban yang tersebar di 90 lokasi di tujuh kecamatan se-Kota Sukabumi.

    Pemantauan ini dimulai pada 21 Juni 2021. Kepala Seksi Kesehatan Masyarakat Veteriner DKP3 Kota Sukabumi, Riki Barata, mengatakan meski ada sedikit kendala akibat PPKM darurat, penjualan tetap bisa berjalan lancar.

    “Meski PPKM terkendala keadaan darurat, penjualan hewan kurban di berbagai titik penjualan bisa berjalan lancar,” kata Riki Barata, Senin (12/7). Dari pantauan DKP3, stok hewan kurban di Kota Sukabumi saat ini diperkirakan memenuhi kebutuhan masyarakat jelang Idul Adha 1442 Hijriah.

    DKP3 Kota Sukabumi kata Riki, menghimbau masyarakat yang ingin berkurban untuk membeli hewan kurban dari penjual yang ada di sekitar lingkungannya. Sehingga dapat terus mengurangi mobilitas untuk memenuhi protokol kesehatan pencegahan penyebaran Covid-19.

    “Panitia kurban disarankan untuk mempersiapkan segala sesuatunya terlebih dahulu, agar kurban dapat berjalan dengan baik,” tambah Riki. Ia juga menjelaskan, selama pandemi Covid-19, panitia kurban harus berpegang pada tiga prinsip, yakni menenangkan hewan kurban, mempercepat proses kurban. , serta daging kurban yang dibagikan langsung oleh panitia tanpa menimbulkan antrian atau keramaian.

    Selain itu, kata Riki, pendistribusian daging kurban juga diprioritaskan pada pasien Covid-19 yang menjalani isolasi mandiri. Karena mereka membutuhkan asupan protein dari daging yang sangat membantu dalam meningkatkan daya tahan tubuh.

    https://repjabar.republika.co.id/berita/qw4jsa327/penjualan-hewan-qurban-di-sukabumi-lancar