Penumpang Internasional Harus Memiliki Kartu Vaksin

WNI dan WNA yang memenuhi kriteria, wajib menunjukkan RT-PCR negatif dari negara asalnya

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan telah menerbitkan Surat Edaran Nomor SE 47 Tahun 2021 tentang Petunjuk Pelaksanaan Perjalanan Internasional Melalui Angkutan Udara Selama Masa Pandemi Covid-19 yang berlaku efektif. 6 Juli 2021, dengan tujuan mencegah peningkatan penularan COVID-19. -19, termasuk varian baru virus SARS-CoV-2 yang bermutasi menjadi varian Alpha, varian Beta, varian Delta, dan varian Gamma serta potensi pengembangan varian virus SARS-CoV-2 baru lainnya.

Dirjen Perhubungan Udara Novie Riyanto mengatakan pelancong internasional berstatus Warga Negara Indonesia (WNI) dari luar negeri diperbolehkan masuk ke Indonesia dengan tetap mengikuti protokol kesehatan ketat yang ditetapkan pemerintah, dan bagi Warga Negara Asing (WNA) yang dapat masuk ke Indonesia, Hanya orang asing yang bisa masuk ke Indonesia. telah memenuhi kriteria peraturan perundang-undangan dan persyaratan kesehatan.

Novie mengatakan wisatawan mancanegara, baik WNI maupun WNA yang memenuhi kriteria, wajib menunjukkan RT-PCR negatif dari negara asal yang sampelnya diambil paling lama 3×24 jam sebelum keberangkatan dan menunjukkan kartu atau surat keterangan telah menerima. vaksin Covid-19 dosis penuh, baik fisik maupun digital.

“Bagi WNI yang belum menerima vaksin di luar negeri, setibanya di Indonesia akan dilakukan vaksinasi di area karantina, setelah dilakukan pemeriksaan RT-PCR kedua dengan hasil negatif,” kata Novie dalam keterangan tertulis di Jakarta, Jumat. 9/7).

Novie menyampaikan, orang asing pemegang visa diplomatik dan visa dinas terkait kunjungan kenegaraan pejabat asing setingkat menteri ke atas dan orang asing yang masuk ke Indonesia dengan skema Travel Corridor Arrangement tidak wajib menunjukkan kartu telah menerima vaksin dosis lengkap. namun tetap menerapkan protokol kesehatan yang ketat.

Novie mengatakan orang asing yang sudah berada di Indonesia dan akan melakukan perjalanan domestik antar bandara di Pulau Jawa, dan penerbangan dari atau ke bandara di Pulau Jawa dan Pulau Bali wajib menunjukkan kartu vaksin dosis lengkap, sedangkan perjalanan internasional ke luar negeri tidak diperlukan.

“Pada saat kedatangan akan dilakukan RT-PCR retest bagi wisatawan mancanegara dan wajib menjalani karantina terpusat selama 8 x 24 jam, dengan ketentuan yang diatur dalam SE 47 Tahun 2021,” kata Novie.

Sementara itu, lanjut Novie, pengaturan bagi personel pesawat dari penerbangan internasional akan berlaku ketentuan, bagi personel pesawat sipil asing wajib menunjukkan kartu vaksin Covid-19 dosis lengkap (kecuali personel yang melakukan penerbangan transit dan tidak turun dari pesawat). hasil RT-PCR negatif di negara asal sampel maksimal 7 x 24 jam sebelum waktu keberangkatan, diperbolehkan turun dari pesawat dan menunggu atau tinggal (sesuai kebutuhan waktu transit) di suatu area atau fasilitas khusus yang disediakan oleh operator pesawat udara, namun tidak diperbolehkan berangkat dengan pengawasan dan tanggung jawab penuh dari operator pesawat udara, dengan didampingi oleh Aviation Security Inspector.

Untuk personel pesawat udara sipil Indonesia, kata Novie, menunjukkan kartu vaksin Covid-19 dosis lengkap, mengikuti ketentuan negara tujuan, dan setibanya di Indonesia tes RT-PCR, jika menunjukkan hasil negatif, dapat dilakukan pemeriksaan. tugas lagi dan jika positif maka dilakukan pengobatan. di rumah sakit yang telah disediakan oleh pemerintah (kecuali personel pesawat pada penerbangan yang tidak melakukan Remain Over Night (RON) dan tidak meninggalkan pesawat di negara tujuan, tidak diperlukan tes RT-PCR setibanya di Indonesia).

Novie mengatakan SE 47 Tahun 2021 merupakan tindak lanjut dari Adendum Surat Edaran Kepala Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Nomor 8 Tahun 2021 tentang Protokol Kesehatan Perjalanan Internasional Selama Pandemi Covid-19. “SE 47 Tahun 2021 merupakan aturan terbaru mengenai persyaratan yang harus dipenuhi oleh wisatawan mancanegara yang mencabut aturan sebelumnya yaitu SE 21 Tahun 2021,” kata Novie.



https://www.republika.co.id/berita/qvz7om380/penumpang-internasional-wajib-miliki-kartu-vaksin