Penyebaran Covid-19 di Kota Cirebon Didominasi Klaster Keluarga

    Laporan Jurnalis Tribuncirebon.com, Ahmad Imam Baehaqi

    TRIBUNNEWS.COM, CIREBON – Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Cirebon Edy Sugiarto mengatakan penyebaran Covid-19 di Kota Cirebon didominasi oleh kelompok keluarga.

    Dari total kasus Covid-19 di Kota Cirebon yang kini mencapai 5.524 orang, lebih dari separuhnya berasal dari cluster keluarga.

    Transmisi lokalnya masih kencang sehingga gugus keluarga mendominasi, kata Edy Sugiarto saat ditemui di Balaikota Cirebon, Jalan Siliwangi, Kota Cirebon, Selasa (25/5/2021).

    Kota Cirebon yang merupakan satu-satunya zona merah Covid-19 di Jawa Barat menjadi peringatan dini bagi warganya.

    Tujuannya agar masyarakat memperketat tata tertib kesehatan di lingkungannya masing-masing, kata Edy Sugiarto.

    Hingga saat ini, pihaknya masih melakukan pengujian dan penelusuran hingga ke tingkat RT-RW di Kota Cirebon.

    Baca juga: Kota Tua Ditutup, Pengunjung Dari Cirebon Kecewa Karena Tidak Ada Komunikasi

    Edy menuturkan, hal tersebut membuat kasus Covid-19 meningkat di momen pasca lebaran seperti sekarang.

    Dinas Kesehatan Kota Cirebon mencatat sudah dilakukan uji usap PCR terhadap 32.889 orang.

    Dari jumlah tersebut, terdapat 5.524 orang yang hasil pemeriksaannya positif Covid-19.

    “Hingga saat ini masih ada 436 pasien yang masih dirawat, 4881 pasien sembuh, dan 207 pasien meninggal dunia,” kata Edy Sugiarto.

    Edy berharap status risiko penyebaran Covid-19 di Kota Cirebon tidak lagi ditetapkan sebagai zona merah.

    Artikel ini telah tayang di TribunJabar.id dengan judul Kota Cirebon Satu-satunya Kawasan Zona Merah Covid di Jawa Barat yang Didominasi Kelompok Keluarga




    Source