Penyelenggara Pemilu Harus Pahami Dinamika Politik

    Yang terpenting, penyelenggara pemilu tegas dalam menegakkan peraturan.

    REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Guru Besar FISIP Universitas Airlangga, Hotman Siahaan mengatakan penyelenggara pemilu harus memiliki integritas dan pemahaman yang tinggi terhadap dinamika politik, baik di tingkat nasional maupun daerah. Menurutnya, hal ini penting dalam pelaksanaan pilkada dan pilkada.

    “Menurut saya, penyelenggara pemilu harus memiliki integritas dan pemahaman yang sangat tinggi tentang dinamika politik,” kata Hotman dalam webinar, Sabtu (2/10).

    Ia mengatakan jajaran Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) harus memiliki kapabilitas tinggi dalam menyelenggarakan pesta demokrasi. Tentunya setiap daerah, kabupaten/kota hingga provinsi memiliki dinamika politik yang berbeda-beda.

    Hotman mengatakan penyelenggara akan menghadapi sejumlah tantangan, salah satunya adalah praktik pendekatan ideologis yang dominan. Dimana pilihan rakyat dimanipulasi oleh mereka yang berkuasa melalui media massa.

    Pemilih akan dibujuk oleh lembaga atau kelompok dominan, baik pemerintah, partai politik, kelompok agama, maupun kelompok bisnis untuk menerima ideologi yang bersimpati pada kepentingan lembaga atau kelompok dominan. Hal ini juga mendorong pemilih untuk memilih calon mereka.

    Menurutnya, Indonesia telah mengalami ideologi dominan tersebut dalam proses demokrasi belakangan ini. Pada pemilu sebelumnya, ideologi kelas dominan sangat kuat karena orang berusaha sangat keras untuk membujuk orang lain melalui agama, bisnis dan lain-lain.

    “Berita hoax, berita ujaran kebencian akan banyak muncul dalam kondisi seperti ini,” kata Hotman.

    Selain itu, lanjut Hotman, yang terpenting penyelenggara pemilu tegas dalam menegakkan aturan agar pemilukada dan pilkada tidak diwarnai masalah. Banyak konflik yang berujung pada Mahkamah Konstitusi (MK) yang seharusnya diselesaikan terlebih dahulu di tingkat penyelenggara pemilu.



    https://www.republika.co.id/berita/r0c54k396/penyelenggara-pemilu-harus-paham-dinamika-politik