Perahu Ikan Ukuran 27 Gross Ton Terseret Arus di Karang Pulau Gosong, Aceh Barat Daya

    Laporan Wartawan Serambi Indonesia Rahmat Saputra

    TRIBUNNEWS.COM, ACEH – Kapal penangkap ikan berukuran 27 gros ton milik seorang nelayan asal Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) terseret arus.

    Kapal tersebut kemudian kandas di pulau karang Gosong, Kecamatan Susoh atau terletak sekitar satu mil dari pantai Jilbab, Kecamatan Susoh.

    Komandan Pos Angkatan Laut Abdya, Letnan Marinir (P) Agus Subekti Priyanto mengatakan, kapal yang diseret ke arah tenggara Pulau Gosong itu milik seorang nelayan asal Kecamatan Jeumpa, Abdya.

    “Kejadian ini terjadi Selasa (7/9/2021), tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini,” kata Komandan Pos TNI Angkatan Laut Abdya, Letkol Marinir (P) Agus Subekti Priyanto.

    Menurut dia, kapal penangkap ikan 27 GT itu sebelumnya berlabuh di perairan laut Serangga Ujong, Susoh, kemudian badai datang dan kapal terseret arus ke arah tenggara pulau yang hangus itu.

    Baca juga: Dimeriahkan oleh Dai Terkenal Hingga Komik Nasional, 20 Ribu Al-Qur’an Dibagikan ke Aceh

    Pulau kecil berukuran satu meter persegi ini terletak di selatan Kabupaten Abdya dengan jarak sekitar satu mil dari pantai Jilbab, Susoh.

    Pulau tak berpenghuni ini dikelilingi oleh bebatuan besar.

    “Kapal itu awalnya dalam posisi lego, badai datang dan dihantam ombak dan terseret hingga tersangkut di karang. Jadi, sekarang kami sedang berusaha mengevakuasi barang-barang untuk membebaskan kapal dari gesekan batu,” katanya.

    Komandan Pos TNI AL, Abdya, mengaku hingga saat ini anggotanya masih melakukan evakuasi barang-barang di kapal naas tersebut.

    “Hingga saat ini Posko TNI AL Abdya masih melakukan upaya evakuasi barang agar kapal nelayan milik nelayan tersebut selamat dari ombak di bebatuan Pulau Gosong,” jelasnya.

    Artikel ini telah tayang di SerambiNews.com dengan judul Perahu Ikan Terseret Arus Akibat Badai di Pulau Gosong Abdya

    https://www.tribunnews.com/regional/2021/09/09/kapal-ikan-ukuran-27-gross-ton-terseret-arus-di-karang-pulau-gosong-aceh-barat-daya