PERBAIKI SISTEM, PELAYANAN IMIGRASI SUMBAWA TERGANGGU

Sumbawa Besar, Gaung NTB
Sudah hampir dua pekan ini pelayanan pembuatan pasport pada Kantor Imigrasi Sumbawa terganggu, menyusul adanya perbaikan dan pembenahan sistem perangkat IT yang disesuaikan dengan program baru yang diterapkan menggunakan versi 2.1, sehingga tidak mengherankan kalau berdampak kepada terlambatnya bagi penerbitan pasport yang dibutuhkan oleh warga masyarakat (pemohon), kendati demikian pelayanan tetap berjalan walau sedikit tersendat, ungkap Kepala Kantor Imigrasi Sumbawa Andy Cahyo Bayuadi dalam keterangan Persnya kepada Gaung NTB Selasa siang (09/10) kemarin.
Perbaikan dan pembenahan sistem IT versi 2.1 ini dilakukan berlaku diseluruh daerah sesuai dengan instruksi dari Pusat terang Bayu akrab ia disapa media, tiada lain maksud dan tujuan untuk dapat memberikan pelayanan terbaik, cepat dan tepat bagi warga masyarakat dalam mengurus dokumen keimigrasiannya kedepan, sehingga penyesuaian pengaturan format menggunakan aplikasi baru tentu memakan waktu beberapa hari, namun pelayanan publik kepada masyarakat tetap dilakukan walau sedikit mandeg dan harus menunggu beberapa hari bagi penerbitan pasportnya, karena itu atas nama managemen pelayanan menyampaikan permohonan maaf atas gangguannya pelayanan, dan Insha Allah pekan depan diharapkan sudah bisa berjalan dengan baik dan lancar, tukasnya.
Sedangkan terkait dengan program terhadap pengawasan orang asing diwilayah hukum Imigrasi Sumbawa meliputi dua Kabupaten (Sumbawa dan KSB) sambung Bayu, secara rutin dan berkesimabungan tetap dilakukan dengan mengadakan kerjasama secara sinergitas dengan sejumlah institusi terkait lainnya, termasuk dengan tim PORA yang berada di Kabupaten dan Kecamatan terus ditingkatkan koordinasinya termasuk operasi gabungan (Opsgab) tetap dilakukan dan bahkan Rabu kemarin tim PORA juga telah mengadakan rapat koordinasi dengan tim PORA di Kecamatan Labuan Badas untuk dapat saling menukar informasi terkait dengan sistem pengawasan atas keberadaan orang asing didaerah ini.
Menurut Andy Cahyo Bayuadi, dari hasil rakor tim PORA di Kecamatan Labuan Badas kemarin itu, terungkap adanya sinyalemen kalau ada oknum orang asing (Bule) Italia yang terlantar karena kehabisan bekal diwilayah Labuan Badas, namun sangat disayangkan saat ditelusuri kebenarannya ternyata oknum yang bersangkutan “menghilang” dan tak diketahui keberadaanya,padahal kami pihak Imigrasi Sumbawa telah merencanakan memulangkan kenegara asalnya dengan melakukan deportasi, dimana hal semacam itu adalah bagian dari tugas dan kewenangan dari Imigrasi, ujarnya.
“Kepada segenap elemen masyarakat dihimbau jika menemukan ada orang asing yang mencurigakan berada didaerah ini agar segera menginformasikan kepada pihak Imigrasi ataupun kepada tim PORA yang berada di Kecamatan, sehingga langkah dan tindakan lebih lanjut segera dapat dilakukan, dan atas dukungan dan kepedulian warga masyarakat disampaikan apresiasi dan terima kasih yang mendalam,” pungkas Andy Cahyo Bayuadi.