Perkuat Bisnis Pangan Pokok, PTPN Group Garap Nusakita

    Wartawan Tribunnews.com, Dennis Destryawan

    TRIBUNEWS.COM, JAKARTA – PTPN Group memperkuat brand di pasar retail dengan produk nasional bernama Nusakita dalam produk minyak goreng, gula pasir, teh dan kopi.

    Nusakita akan fokus memenuhi ketersediaan bahan pokok yang dibutuhkan masyarakat dengan harga terjangkau dan kualitas premium.

    Direktur Utama Holding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero) Mohammad Abdul Ghani mengatakan, Indonesia merupakan salah satu negara penghasil dan pengekspor minyak sawit (CPO) terbesar di dunia.

    PTPN Group merupakan perusahaan perkebunan kelapa sawit terbesar di Indonesia dengan produk turunan CPO.

    “Sudah saatnya PTPN Group serius masuk ke industri hilir dengan menghasilkan minyak goreng berkualitas,” kata Abdul Ghani, saat peluncuran Nusakita, Selasa (17/8/2021).

    Baca juga: Pengusaha Sawit: Harga CPO Tetap Tinggi, Ekspor Turun 18 persen

    Langkah hilirisasi, kata Abdul, adalah menjaga ketahanan pangan dan mendorong peningkatan nilai tambah.

    Baca juga: Kenaikan Harga CPO Akan Dorong Permintaan Pupuk NPK

    Sementara itu, Direktur Pemasaran Holding Perkebunan Nusantara Dwi Sutoro mengajak konsumen Indonesia untuk menggunakan merek Nusakita. Sebab, hasil produksi dalam negeri dengan kualitas tinggi setara dengan merek papan atas pesaing sejenis lainnya.

    “Produk merek nasional Nusakita terbuat dari produk Nusantara pilihan, dengan proses produksi yang berkualitas dan inovatif, serta diproduksi dengan pengelolaan yang ramah lingkungan,” ujarnya.

    Produk Nusakita akan didistribusikan secara nasional, untuk tahap awal akan tersedia di wilayah Sumatera Utara/Medan dan Jabotabek yang akan hadir di sisi konsumen pada September-Desember 2021.

    Dari sisi produksi, PTPN Group lebih fokus pada produk minyak goreng yang diproduksi oleh anak perusahaan PTPN Group, yakni PT Industri Nabati Lestari (INL).

    Sedangkan gula pasir diproduksi oleh berbagai Anak Perusahaan Grup PTPN yang berbisnis dengan tebu/gula dari perkebunan milik PTPN Grup. Dengan keberadaan Nusakita sebagai merek nasional, bukan berarti mematikan merek anak perusahaan lokal yang sudah ada.

    “Namun sebaliknya, mereka saling melengkapi bisnis ritel untuk PTPN Group, sekaligus memperkuat merek lokal tersebut,” ujarnya.



    https://www.tribunnews.com/bisnis/2021/08/17/perkuat-bisnis-sembako-ptpn-group-garap-nusakita