Perkuat Kajian Teknokratis Perencanaan Daerah, Pemda Sumbawa Jalin MoU dengan ITN Malang

Sumbawa Besar, Gaung NTB
Pemda Sumbawa menjalin kerja sama dengan (MoU) dengan Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang, dalam rangka memperkuat pendekatan teknokratis dalam pembangunan daerah.
MoU tersebut ditandatangani Bupati Sumbawa, H.M. Husni Djibril, B.Sc, bersama Rektor ITN Malang Dr. Ir. Lalu Mulyadi, MT, Senin (23/10) yang berlangsung di Aula perencanaan H. Hasan Usman Lantai I Kantor Bupati Sumbawa.
Bupati Sumbawa H.M. Husni Djibril, B.Sc dalam sambutan meyampaikan bahwa kerjasama antara lembaga pendidikan tinggi dan Pemda sesungguhnya merupakan wujud kolaborasi dalam mendukung pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM) dan meningkatkan kemampuan pengelolaan potensi yang ada secara baik dan benar, sehingga Pemerintah Daerah Kabupaten Sumbawa menyambut baik adanya kerjasama tersebut yang akan menjadi salah satu modal dalam menjalankan pembangunan di daerah.
Disampaikan H Husni—sapaan Bupati Sumbawa, bahwa MoU yang ditandatangani itu bagi Pemerintah Daerah memiliki tiga nilai strategis dalam penyelenggaraan pembangunan daerah, Pertama, memperkuat pendekatan teknokratis dalam perencanaan pembangunan daerah.
Dalam sistem perencanaan pembangunan nasional lanjut H Husni, dikenal 5 pendekatan perencanaan yakni pendekatan politis, pendekatan teknokratis, pendekatan top-down, pendekatan bottom-up dan pendekatan partisipatif.
“Dengan dukungan sumberdaya yang dimiliki ITN Malang diyakini dapat berkontribusi positif dalam memperkuat kajian-kajian teknokratis perencanaan pembangunan daerah,” ujarnya. Dicontohkan, Kabapaten Sumbawa memiliki rencana untuk mewujudkan kondisi jalan mantap 100 persen pada tahun 2021. Hasil evaluasi yang telah dilakukan, indikator tersebut termasuk dalam salah satu indikator yang sulit dicapai. Oleh sebab itu, Pemkab telah meminta OPD terkait untuk melakukan evaluasi, menetapkan skala prioritas dan menyusun Road Map dalam rangka pencapaian target 100 persen jalan mantap tersebut.
Nilai strategis kedua dari MoU tersebut kata H Husni, adalah dalam untuk memperkuat sistem inovasi daerah. Sebagaimana diamanatkan dalam Peraturan Bersama Menteri Ristek dan Menteri Dalam Negeri Nomor 3 dan 36 Tahun 2012 tentang penguatan sistem inovasi daerah, pemerintah daerah mendapat mandat untuk melakukan penataan unsur-unsur sistem inovasi daerah.
Penataan unsur sistem inovasi daerah tersebut katanya, dilakukan melalui penguatan kelembagaan, memperluas jaringan kerja dan mengoptimalkan pemanfaatan sumberdaya Iptek Daerah.
Untuk diketahui kata H Husni, bahwa Pemkab telah membentuk Dewan Riset Daerah untuk memperkuat kelembagaan Iptek Daerah. Sementara MoU dengan ITN Malang katanya, memiliki arti strategis dalam rangka memperluas jaring kerja kelembagaan Iptek Daerah tersebut.
Selain itu H Husni, juga menyampaikan bahwa Pemda juga telah mengembangkan kerjasama dengan Kementerian Ristek-Dikti terkait pembangunan dan pengembangan Sains Techno Park (STP), dan juga telah menandatangani kerjasama dengan Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) terkait dengan pengembangan komoditi kelautan dan perikanan.
Lebih lanjut disampaikan H Husni, bahwa nilai strategis ketiga dari MoU tersebut adalah mendorong inovasi daerah. Inovasi adalah semua bentuk pembaharuan dalam penyelenggaraan pemerintahan daerah. Inovasi merupakan keniscayaan yang harus dilakukan oleh setiap organisasi, terutama organisasi sektor publik dewasa ini. Adapun sasaran inovasi antara lain adalah untuk peningkatan pelayanan publik, pemberdayaan dan peran serta masyarakat, dan peningkatan daya saing daerah.
Diinformasikan juga, bahwa mulai tahun ini Pemkab akan menyelenggarakan Lomba Inovasi Daerah untuk mendorong dihasilkannya berbagai inovasi dari Kabupaten Sumbawa, dan Bupati berharap ITN Malang juga ikut berpartisipasi dalam menghasilkan inovasi daerah tersebut.
Sementara itu sebelumnya Rektor ITN Malang Dr. Ir. Lalu Mulyadi, MT, menyampaikan apresiasi kepada Pemda Sumbawa yang telah membangun kerja sama dengan ITN Malang.
Lalu Mulyadi, juga menjelaskan bahwa ITN merupakan salah satu Perguruan Tinggi ternama dan terbaik di Indonesia, karena potensi yang ada pada ITN Malang tersebut luar biasa penataannya mulai dari Teknik Mesin, Teknik Sipil, dan Teknik Lingkungan yang kedepannya diharapkan bisa digunakan dan dikembangkan atau dikontribusi kepada pemerintah daerah khususnya Kabupaten Sumbawa,
Juga disampaikan, tentang Internal ITN Malang yang unggul dalam 4 bidang yaitu bidang kelembagaan dan kerjasama, SDM, Penelitian dan Komunikasi, Lembaga dan Kerjasama Kemahasiswaan. Predikat tersebut menjadi bukti bahwa ITN Malang merupakan Perguruan Tinggi swasta yang berkualitas, unggul serta terdedikasi sebagai kampus yang mampu bersaing di era Globalisasi.