Pertamina akan dipanggil setelah kapal Aquarius LNG disita, tersangka Asabri mengalami kebocoran pipa.

    Laporan Jurnalis Tribunnews.com, Igman Ibrahim

    TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Kepala Kejaksaan Agung Leonard Eben Ezer membenarkan bahwa pengangkut gas alam cair (LNG) Aquarius milik tersangka korupsi Asabri Heru Hidayat mengalami kebocoran pipa.

    Menurut Leonard, kasus ini sedang ditangani tim penyidik ​​Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (JAM Pidsus). Alhasil, mereka berencana mengundang Pertamina.

    “Kami sudah rencanakan Pertamina diundang,” kata Leonard Eben Ezer saat dikonfirmasi, Senin (19/4/2021).

    Baca juga: Kejaksaan Agung Memeriksa Adik Heru Hidayat terkait Kasus Korupsi Asabri

    Leonard menjelaskan, kapal LNG Aquarius mengalami kebocoran pipa karena masih beroperasi meski berstatus sita dari Kejaksaan Agung. Penyidik ​​juga punya alasannya sendiri.

    Ia menyampaikan, salah satu penyebabnya karena LNG Aquarius diketahui mengangkut kargo LNG dari Bontang. Kargo tersebut digunakan untuk memasok pembangkit listrik ke wilayah Jawa.

    Jika tidak beroperasi, dia khawatir pasokan listrik ke sejumlah wilayah di Pulau Jawa akan terganggu. Atas dasar itu, kapal tersebut dikelola sementara oleh Pertamina pada masa penyitaan.

    “Jika pasokan terhambat akan berdampak pada pasokan Pembangkit Listrik Muara Karang untuk penyaluran listrik ke wilayah Jawa,” ujarnya.




    Source