Pertamina Kembangkan Fast Charging SPKLU di Bandara Soetta

    Pembangunan infrastruktur ini mendukung Perpre no. 55 tahun 2019

    REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – PT Pertamina (Persero) terus berupaya mendorong hadirnya energi bersih dan mempercepat pertumbuhan ekosistem kendaraan listrik di Indonesia dengan mengembangkan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) berjenis Fast Pengisian di titik-titik strategis dan potensial. .

    Setelah Desember 2020 meresmikan SPKLU Fatmawati, Jakarta Selatan, pengembangan fasilitas energi masa depan ini akan terus berlanjut. Salah satunya SPKLU Fast Charging di kawasan Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta), Tangerang Banten, bersinergi dengan Grab Indonesia sebagai perusahaan transportasi berbasis aplikasi yang memiliki mitra pengemudi.

    Direktur Utama Pertamina Nicke Widyawati mengatakan pembangunan infrastruktur kendaraan listrik merupakan bentuk dukungan Pertamina terhadap Peraturan Presiden Nomor 55 Tahun 2019 tentang Percepatan Program Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai. Serta upaya Pertamina untuk dapat berkontribusi dalam penurunan emisi CO2 di Indonesia.

    “Pertamina bercita-cita menjadi World Class Energy Company untuk secara bertahap mempersiapkan transisi energi menuju energi terbarukan, salah satunya di bidang energi aki kendaraan listrik melalui pembentukan perusahaan patungan Indonesia Batterai Corporation (IBC) dan mempersiapkan infrastruktur pengisian aki kendaraan listrik di sisi hilirnya, termasuk pembangunan SPKLU ”.

    Kerja sama pengembangan bisnis SPKLU Pengisian Cepat di kawasan Bandara Soekarno Hatta cukup strategis karena dinilai sebagai kawasan dengan mobilitas dan lalu lintas yang cukup tinggi. Melalui sinergi dengan Grab Indonesia yang berkomitmen untuk menambah jumlah armada kendaraan listriknya, Pertamina meyakini kerjasama ini akan memberikan kontribusi positif untuk mendukung percepatan program kendaraan bermotor listrik berbasis baterai di Indonesia.

    President of Grab Indonesia Grab Ridzki Kramadibrata menjelaskan bahwa Grab percaya pengurangan jejak karbon dan dampak lingkungan juga sejalan dengan penciptaan peluang ekonomi bagi masyarakat sekitar.

    “Kami terus mencari cara untuk mengurangi jejak karbon kami dan meningkatkan inisiatif keberlanjutan lingkungan kami melalui berbagai kemitraan,” ujarnya di acara peluncuran Kampanye #LangkahHijau Grab yang bertepatan dengan Hari Bumi (22/4).

    Pertamina, tambah Nicke, telah mengembangkan 6 (enam) lokasi SPKLU jenis Fast Charging yang tersebar di SPBU dan lokasi strategis lainnya di provinsi DKI Jakarta dan Banten. Dalam pengoperasian SPKLU bersifat swalayan dan cashless dengan mengutamakan kemudahan pengisian bagi pemilik kendaraan.

    Dengan kendaraan listrik yang memanfaatkan energi bersih, menurut Nicke, Pertamina menunjukkan komitmennya untuk melaksanakan Environment Social & Governance (ESG) dan Sustainable Development Goals (SDGs) poin 7, yaitu menjamin akses energi yang terjangkau, andal, berkelanjutan, dan modern bagi masyarakat. semua.

    “Kami berharap kerjasama yang dirintis dengan baik ini dapat berjalan dengan lancar dan kedepannya akan terus ditingkatkan untuk memberikan kontribusi yang terbaik bagi masyarakat Indonesia dan lingkungan,” kata Nicke.




    Source