Pertamina tahun ini menargetkan penjualan solar sebanyak 12,7 juta KL

    Permintaan solar industri dan kelautan dalam 5 tahun ke depan cenderung menurun.

    REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – PT Pertamina Patra Niaga menargetkan penjualan solar dan marine mencapai 12,7 juta kiloliter (kl) tahun ini. Realisasi penjualan solar tahun 2020 kemarin tercatat 11,83 juta kiloliter.

    Vice President Industrial & Marine Fuel Business PT Pertamina Patra Niaga Sub Holding Commercial & Trading PT Pertamina (Persero) Waljiyanto memperkirakan permintaan solar industri dan marine dalam 5 tahun ke depan cenderung menurun. Hal tersebut mengingat kondisi pandemi Covid-19 yang belum normal.

    “Pada 2021 nanti saya perkirakan akan mendapat proyeksi 12,74 juta kl. Kemudian kita perkirakan penurunan pandemi masih belum normal. Setelah 5 tahun diperkirakan akan kembali normal,” kata Waljiyanto, Jumat. (9/4).

    Penurunan penjualan akibat dampak pandemi Covid-19 sudah terasa sejak tahun lalu. Realisasi tahun 2020 sebesar 11,83 juta kiloliter, turun 2,06 persen dibandingkan realisasi tahun 2019 yang mencapai 12,08 juta kiloliter.

    Waljiyanto menjelaskan, segmen konsumen solar industri dan marine terbesar berasal dari segmen bisnis yang meliputi perkebunan, pertambangan, dan industri lainnya. Segmen bisnis ini menyumbang 29% dari total penjualan perseroan.

    Segmen konsumen terbesar kedua adalah segmen strategis, seperti PT PLN (Persero), PT KAI (Persero), dan lainnya dengan kontribusi sekitar 22 persen. “Pangsa pasar kita belum beranjak jauh dari 75 persen pada 2018, 75 persen pada 2019, dan sedikit meningkat 1 persen pada 2020,” kata Waljiyanto.




    Source