Perumnas mencatat, 11 Rumah Rusuk akan mendapat Pembiayaan KPR Tapera

    KPR Tapera menawarkan tiga skema pembiayaan menurut kelompok pendapatan.

    REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat (BP Tapera) bersama PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk dan Perum Perumnas bekerja sama membiayai 11 ribu rumah dengan kredit pemilikan rumah Tapera. Melalui kerja sama ini, masyarakat Indonesia dapat memiliki rumah dengan berbagai keuntungan dan kemudahan dari fasilitas KPR Tapera.

    Komisioner BP Tapera Adi Setianto mengatakan, perumahan sudah menjadi kebutuhan pokok masyarakat Indonesia, terutama di tengah pandemi.

    “Langkah sinergi dengan BTN dan Perumnas ini merupakan bentuk komitmen BP Tapera untuk bergerak cepat memenuhi kebutuhan perumahan masyarakat,” ujarnya dalam keterangan resmi, Kamis (20/5).

    Dengan hadirnya kerjasama ini, BP Tapera bersama BTN dan Perumnas segera merealisasikan proyek inisiasi penyaluran pembiayaan Tapera. “Dalam proyek inisiasi ini, kami menargetkan 11.000 unit rumah akan dibiayai melalui KPR Tapera. Untuk tahap pertama, proyek inisiasi akan ditujukan kepada peserta awal BP Tapera yaitu ASNs,” kata Adi.

    Sementara itu, Direktur Utama BTN Haru Koesmahargyo mengapresiasi inisiatif BP Tapera bekerja sama dengan BUMN yang bergerak di bidang perumahan untuk mewujudkan impian besar dalam memenuhi kebutuhan rumah rakyat Indonesia. BTN, lanjutnya, juga siap berinovasi menghadirkan produk KPR Tapera guna mempercepat pencapaian target besar tersebut.

    “Kami berkomitmen untuk terus membantu BP Tapera mewujudkan impian masyarakat Indonesia memiliki rumah layak huni. Selain penyaluran KPR Tapera, Bank BTN siap berinovasi untuk terus bekerjasama dengan BP Tapera untuk percepatan kepemilikan rumah idaman bagi bangsa Indonesia, ”ujarnya.

    KPR Tapera, lanjutnya, menawarkan tiga skema pembiayaan menurut kelompok pendapatan. Untuk kelompok berpenghasilan I dengan penghasilan dibawah Rp. 4 juta, mereka akan mendapat bunga KPR lima persen tarif tetap dengan tenor hingga 30 tahun.

    Pada kelompok pendapatan II dengan pendapatan mulai dari Rp. 4 juta sampai dengan Rp. 6 juta, tingkat bunga KPR 6 persen tarif tetap dengan tenor hingga 20 tahun.

    Kemudian kelompok pendapatan III dengan penghasilan Rp. 6 juta sampai dengan Rp. 8 juta bisa mengakses KPR dengan bunga tujuh persen tarif tetap dengan tenor hingga 20 tahun.

    “Mengakses komunitas Tapera KPR wajib memenuhi syarat dan ketentuan untuk memperoleh pembiayaan Tapera, seperti peserta yang masuk dalam masyarakat berpenghasilan rendah (MBR), tidak memiliki rumah dan menjadi peserta Tapera yang aktif serta lancar membayar simpanan peserta selama 12 bulan ,” dia berkata.

    Direktur Utama Perum Perumnas Budi Saddewa Soediro mengatakan pihaknya menyambut baik sinergi proyek inisiasi penyaluran pembiayaan tabungan perumahan rakyat dari BP Tapera. Harga rumah yang bisa dimiliki peserta aktif Tapera berkisar Rp. 112 juta sampai dengan Rp. 292 juta.

    “Melalui portfolio pembangunan dan penyediaan perumahan yang selama ini tersebar di seluruh kota di Indonesia, Perumnas selalu siap mendukung segala bentuk sinergi agar kebutuhan perumahan dapat terserap oleh masyarakat,” ujarnya.




    Source