Petani Keluhkan Penyakit Pisang Keracunan

Sumbawa Besar, Gaung NTB
Hampir setiap tahun penyakit mati kuning pada tanaman pisang terjadi. Terutama memuncaknya di awal musim penghujan. Disejumlah wilayah di kecamatan termasuk di Moyo Utara, terjadi serangan penyakit itu.
Ahim (46) salah satu warga Moyo menjelaskan, tanaman pisang di kebunnya tanpa diduga diserang oleh penyakit pisang yang “beracun”. Tanda-tanda pisang itu awalnya mengalami daun mengunng dari sisi-sisi, kemudian disusul melebar kepada daun paling atas, dan selanjutnya buahnya tampak pucat. Tidak tampak pertumbuhan.
Kemudian isi buahnya perlahan menjadi hitam dan akhirnya daunnya secara menyeluruh akan kuning layu dan pisang akan mati. Jika ditebang, maka isi batangnya berserat kehitam-hitaman. Dirinya mengaku puluhan pohon pisangnya yang telah berbuah lebat bahkan ada yang sudah siap panen terjangkit penyakit itu. Dia tidak tahu harus berbuat apa untuk mengobatinya.
Sementara itu, Syarafuddin, S.ST salah satu PPL di Moyyo Utara, yang dimintai keterangannya menyatakan bahwa memang betul ada pisang yang terjangkit penyakit mati, dengan ciri buahnya menjadi menghitam daunnya menguning. Yang dominan diserang adalah pisang saba.
Menurutnya, sampai saat ini belum ada obat yang paten untuk menanggulanginya ketika pohon pisang itu sudah terjangkit. Jalan satu-satunya adalah dilakukan pemusnahan terhadap pisang itu, untuk menghindari penyebaran virus kepada yang lain.