Pfizer Mengupayakan Vaksinnya Digunakan di Kalangan Anak-anak di AS

    Pfizer telah melakukan uji klinis fase tiga pada anak usia 12-15 tahun.

    REPUBLIKA.CO.ID, WASHINGTON – Perusahaan Pfizer-BioNTech telah mengajukan izin kepada otoritas Amerika Serikat (AS) agar vaksinnya dapat digunakan pada anak usia 12-15 tahun. Mereka berencana melakukan hal yang sama di semua negara di dunia.

    Pfizer-BioNTech mengajukan izin dengan Food and Drug Administration AS. Langkah ini diambil setelah mereka melakukan uji klinis fase ketiga pada anak usia 12-15 tahun. Uji coba tersebut melibatkan 2.260 relawan.

    Kedua perusahaan farmasi tersebut mengklaim hasil uji coba menunjukkan respon antibodi yang kuat. Vaksin ini dapat ditoleransi dengan baik dengan efek samping yang umumnya konsisten dengan yang diamati pada peserta berusia 16 hingga 25 tahun, kata Pfizer-BioNTech dalam pernyataannya, Jumat (9/4).

    Pfizer-BioNTech adalah vaksin pertama yang mendapatkan izin penggunaan darurat di negara Paman Sam. Vaksin mereka dilisensikan untuk digunakan pada orang berusia 16 tahun ke atas. Dibandingkan dengan orang tua, anak-anak cenderung tidak menimbulkan gejala yang parah saat terinfeksi Covid-19.

    Oleh karena itu, mereka kurang menjadi prioritas dalam kampanye vaksinasi. Namun saat ini para pengembang vaksin sedang berusaha untuk memproduksi vaksin yang aman digunakan untuk anak-anak dan remaja.




    Source