PGI: Kasus Joseph tidak diperhatikan, abaikan saja

    Ketua PGI: Kasus Joseph Tidak Perlu Dihadiri, Abaikan Saja

    REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Ketua Persatuan Gereja di Indonesia (PGI) Pdt Gomar Gultom mengomentari kasus dugaan penodaan agama yang dilakukan oleh YouTuber Joseph Paul Zhang. Ia menyatakan bahwa masalah tersebut tidak perlu ditangani dan harus diabaikan.

    “Menurut saya, hal semacam ini jangan sampai diperhatikan. Semakin ditanggapi maka akan semakin mendapat tempat di media sosial. Abaikan saja,” ujarnya kepada Republika.co.id, Minggu (18/18). 4).

    Gomar juga mengatakan bahwa umat Kristiani banyak dihina dan diejek di Republik ini. “Santai saja. Jika Anda menganggap hal kecil seperti ini dengan serius dan segera memprosesnya sebagai penistaan, kapan kita akan dewasa?,” Katanya.

    Menurut Gomar, yang terpenting saat ini adalah setiap umat beragama mendapatkan penggembalaan dan pengajaran yang lebih baik dari para pemimpinnya. “Agar tidak mudah terombang-ambing oleh guru-guru asing yang dari waktu ke waktu tampil dengan berbagai motif dan tujuan,” ujarnya.

    Joseph Paul Zhang di kanal YouTube diduga melakukan penistaan ​​agama Islam saat berdiskusi online melalui Zoom yang kemudian diunggah ke kanal Youtube miliknya dengan judul Puasa Lalim Islam. Dalam video diskusi tersebut, dia mengatakan Allah SWT dikurung di Ka’bah.

    Tak hanya itu, Joseph menantang siapa pun untuk melaporkan dirinya kepada pihak berwajib. Ia juga menawarkan kompensasi sebesar Rp. Masing-masing 1 juta untuk lima reporter pertama.

    “Yang bisa melaporkan saya tentang penistaan ​​agama, adalah nabi ke-26 Josep Fauzan yang meluruskan ajaran sesat tentang nabi ke-25 dan kecabulan yang cabul,” kata Jozeph dalam video tersebut.




    Source