Pialang Minyak Sanksi AS Diduga Membantu Pasukan Quds Iran

    Perantara sanksi AS karena diduga membantu unit operasi eksternal Korps Pengawal Revolusi Islam

    REPUBLIKA.CO.ID, WASHINGTON – Amerika Serikat pada hari Jumat memberi sanksi pada jaringan penyelundupan minyak dan perantaranya karena diduga membantu unit operasi eksternal Korps Pengawal Revolusi Islam (IRGC) Iran.

    Mahmood Rashid Amur al-Habsi, seorang warga negara Oman yang ditunjuk untuk memfasilitasi “penjualan dan pengiriman minyak Iran melalui perusahaannya untuk mengalihkan” keterlibatan Pasukan Quds Korps Pengawal Republik Iran, kata Kementerian Keuangan dalam sebuah pernyataan.

    Al-Habsi bertanggung jawab untuk mengangkut pengiriman senilai puluhan juta dolar, dan dia berusaha menghindari sanksi dengan mengubah sistem identifikasi kapal otomatis, memalsukan dokumen pengiriman, dan membayar suap, menurut Departemen Keuangan AS.

    Perusahaan yang membentuk jaringan – Nimr International LLC, Orbit Petrochemicals Trading LLC, Bravery Maritime Corporation, dan Nimr International SRL – juga masuk dalam daftar sanksi AS.

    Menteri Luar Negeri AS Antony Blinken mengatakan Pasukan Quds telah menggunakan hasil penjualan yang ditengahi oleh al-Habsi “untuk mendanai kegiatan jahatnya.”

    “Penjualan ini bergantung pada perantara asing yang mengaburkan keterlibatan Pasukan Quds Korps Pengawal Republik Iran. Amerika Serikat akan terus mengekspos dan melecehkan mereka yang mendukung upaya semacam itu,” kata menteri luar negeri AS dalam sebuah pernyataan.

    sumber : https://www.aa.com.tr/id/dunia/as-beri-sanksi-makelar-oil-yang-diduga-bantu-pasukan-quds-iran/2334308



    https://www.republika.co.id/berita/qxtro61567842259/as-sanksi-makelar-minyak-yang-diduga-bantu-pasukan-quds-iran