Pimpinan KPK: Dugaan Taleban Menjebak, Saya Janggut Seperti Ini. . .

Laporan Jurnalis Tribunnews.com, Dennis Destryawan

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Direktur Kampanye dan Sosialisasi Anti Korupsi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPk) Giri Suprapdiono mengatakan, isu Taliban di KPK sengaja diangkat oleh pihak-pihak yang sudah lama ingin melemahkan KPK.

Giri menuturkan, isu Taliban kerap dikaitkan dengan pegawai KPK yang berjanggut seperti dirinya. Menurut dia, persoalan Taliban merupakan framing untuk menyudutkan KPK.

Persoalan taliban adalah framing, yaitu berusaha menyudutkan KPK, karena saya mirip jenggot seperti taliban, saat pandemi saya tidak potong jenggot, ”kata Giri saat berbicara dalam diskusi Polemik Trijaya“ Dramaturgi KPK ”. , Sabtu (8/5/2021).

Giri lalu menyinggung soal Tes Wawasan Nasional (TWK) yang digelar untuk menyeleksi pegawai KPK yang akan dialihkan menjadi pegawai negeri sipil (ASN).

Giri menyatakan tidak lulus tes bersama 74 pegawai KPK lainnya. Menurutnya, materi pertanyaan yang diajukan selama TWK juga tidak relevan.

Baca juga: NU Bantah Intervensi Uji Wawasan Nasional Komisi Pemberantasan Korupsi

Dia mempertanyakan indikatornya, yang membuatnya gagal di TWK.

“Sebenarnya ada apa di balik tes ini, tes ini sepertinya tidak kompeten dan tidak memenuhi persyaratan, tentunya ini perlu dipertanyakan,” kata Giri.

Baca juga: Tentang Materi TWK KPK Dinilai Nyeleneh, Pengamat Hukum: Apa Kaitannya dengan Komitmen Nasional

Giri mengaku telah menjalani beberapa tes mulai dari tes calon pimpinan KPK hingga tes wakilnya.

“Menurut saya tidak ada yang radikal dalam proses seleksi jadi saya yakin hasil tesnya tidak signifikan,” imbuhnya.

Baca juga: ICW Sebut Tes Wawasan Nasional yang Diikuti Pegawai KPK Sebagai Tes Penyalahgunaan

Giri menduga ada pihak yang tidak menginginkan dirinya dan 74 karyawan lainnya memberantas korupsi.

“Bisa jadi kita-kita tidak ingin terus memberantas korupsi di republik ini,” kata Giri.




Source