PKS bersyukur elektabilitasnya mengalami peningkatan

    Survei SMRC menemukan elektabilitas PKS naik dari 4,6 persen menjadi 6 persen.

    REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Elektabilitas Partai Keadilan Sejahtera (PKS) meningkat dalam survei terbaru yang dilakukan Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) pada September 2021. Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera mengaku bersyukur dengan peningkatan.

    “Kami bersyukur PKS meningkat dari 4,6 menjadi 6 persen,” kata Mardani dalam survei bertajuk ‘Partai dan Capres: Tren Sikap Pemilih Menuju 2024’ yang digelar secara online, Kamis (7/10).

    Mardani mengatakan, bagi PKS hasil survei adalah cermin sekaligus cambuk. Jadi menurutnya hasil dalam survei tersebut adalah sesuatu yang baik.

    Selain itu, dia juga menyoroti soal capres. Menurut dia, calon pemenang pemilihan presiden akan menjadi lokomotif pemilihan legislatif mendatang. “Ini sangat kuat, kemarin pilpres 10 juta lebih tinggi dari pemilu legislatif,” katanya.

    PKS menegaskan masih berjuang untuk merevisi UU Pemilu. Menurut dia, sebaiknya ambang batas pencalonan presiden diturunkan dari 20 persen menjadi 10 persen.

    “Katakanlah tiga atau empat (pasangan capres), itu jauh lebih sehat daripada dua pasang calon,” ujarnya.

    Diketahui, elektabilitas PKS dalam survei terakhir adalah 6 persen. Pada Maret 2020, elektabilitas PKS mencapai 4,4 persen.



    https://www.republika.co.id/berita/r0lql2328/pks-bersyukur-elektabilitasnya-alami-kenaikan