PLN Berikan Diskon Listrik April 2021, Tidak Ada Lagi Akses Token melalui stimulus.pln.co.id atau PLN Mobile

WARDAKOTA / Henry Lopulalan

Petugas sedang melakukan pengecekan panel di gardu distribusi PLN UID Jakarta Raya, Jalan MI Ridwan Rais, Gambir, Jakarta Pusat, Senin (12/4/2021). Pasokan listrik di PLN UID Jakarta Raya didukung oleh kekuatan 2371 personel siaga, 16 Posko Siaga, 6 unit mobil deteksi, 17 unit gardu induk, 4 unit kabel bergerak, 6 unit Uninterruptable Power Supply (UPS), dan 20 unit Power Bank PLN. Sehingga tenaga listrik untuk bulan Rahmadan dan Idul Fitri aman

TRIBUNNEWS.COM – Perusahaan Listrik Negara atau PT PLN (Persero) telah memperpanjang pemberian rangsangan listrik bagi masyarakat kecil, pelaku usaha seperti industri dan dunia usaha, serta sektor sosial mulai April 2021.

Token listrik PLN gratis bagi pelanggan 450VA merupakan stimulus listrik dari pemerintah.

Perpanjangan ini berlaku mulai April 2021 hingga Juni 2021.

Sebelumnya, token listrik PLN gratis bisa diklaim oleh 450VA pelanggan melalui stimulus.pln.co.id atau www.pln.co.id.

Baca juga: Cara Mendapatkan Diskon Token Listrik 50% dan 25% di April 2021, Tidak Perlu Buka Website atau PLN Mobile

Baca juga: Usai diterjang angin puting beliung, ULP Leuwiliang, Bogor memperbaiki tiang listrik yang roboh

Pada periode April-Juni 2021, besaran stimulus listrik akan diberikan separuh dari periode sebelumnya.

Artinya tidak ada lagi listrik gratis alias diskon 100% untuk pelanggan listrik 450VA.

Sebaliknya, pelanggan dengan daya 450 VA akan diberikan potongan harga listrik sebesar 50 persen.

Hal tersebut berdasarkan surat dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Republik Indonesia.

“PLN siap mendukung dan melaksanakan keputusan pemerintah untuk terus memberikan stimulus listrik bagi masyarakat kecil, pelaku usaha dan sosial yang terdampak Covid-19.”

“Karena bersifat perpanjangan, saya yakin pendistribusian berjalan lancar,” kata Direktur Niaga dan Tata Kelola Pelanggan PLN Bob Saril, Senin (22/3/2021). pln.co.id.




Source