PLN Siap Jalankan Stimulus Listrik

    Sepanjang tahun 2020, sejak April PLN telah menyalurkan stimulus listrik sebesar Rp. 13,15 triliun.

    REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA — PLN siap menjalankan keputusan pemerintah untuk menggairahkan kembali kelistrikan bagi masyarakat kecil, industri, dunia usaha, dan masyarakat untuk periode Juli-September 2021. Stimulus ini merupakan bentuk perlindungan sosial yang diberikan. oleh pemerintah kepada masyarakat selama periode pelaksanaan. Pembatasan Kegiatan Darurat Masyarakat (PPKM) untuk mencegah penyebaran Covid-19.

    “Sejak awal pandemi, PLN selalu mendukung dan terus melaksanakan keputusan pemerintah untuk memberikan stimulus listrik bagi masyarakat kecil dan usaha yang terdampak Covid-19. Karena ini sudah kami lakukan sebelumnya, kami yakin distribusi ini akan berjalan lancar. ,” kata Direktur Niaga dan Manajemen Pelanggan PLN, Bob Saril, dikutip, Minggu (4/7).

    PLN berharap stimulus kelistrikan dapat mendorong masyarakat dan pelaku usaha untuk tetap produktif, serta meningkatkan daya beli masyarakat di tengah Pandemi Covid-19.

    Berdasarkan surat Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Republik Indonesia, stimulus untuk periode Juli-September 2021 terdiri dari, pertama, pelanggan rumah tangga listrik 450 Volt Ampere, usaha kecil dengan daya 450 VA dan industri kecil dengan daya 450 VA diberikan potongan tarif listrik. 50 persen dengan maksimal 720 jam penggunaan.

    Kedua, pelanggan rumah tangga 900 VA bersubsidi diberikan diskon tarif listrik 25 persen dengan penggunaan daya maksimal 720 jam. Ketiga, pembebasan biaya atau biaya berlangganan, serta pembebasan dari persyaratan rekening minimal 50 persen untuk pelanggan industri, bisnis, dan sosial.

    Untuk pelanggan pascabayar, diskon diberikan dengan langsung memotong tagihan listrik pelanggan. Sedangkan untuk pelanggan prabayar, potongan tarif listrik diberikan pada saat pembelian token listrik.

    “Untuk pelanggan listrik prabayar 450 tidak perlu mengakses token, baik di website, layanan Whatsapp, maupun melalui aplikasi PLN Mobile. Stimulus akan langsung didapatkan saat membeli token listrik,” tambah Bob.

    Khusus untuk pembebasan biaya, langganan, dan pembebasan dari persyaratan rekening minimum, stimulus akan diberikan secara otomatis dengan memotong tagihan listrik konsumen sosial, bisnis dan industri. Diskon 50 persen hanya diberikan untuk biaya muat/langganan dan biaya penggunaan akun minimum.

    Sebelumnya, sepanjang tahun 2020, sejak April, pemerintah melalui PLN telah menyalurkan stimulus listrik sebesar Rp. 13,15 triliun menjadi 33,02 juta nasabah. Sementara itu, pada triwulan III Juli-September 2021, pemerintah mengalokasikan anggaran sebesar Rp 2,33 triliun untuk stimulus listrik.

    Untuk memberikan pelayanan kepada pelanggan terkait stimulus tersebut, PLN membuka saluran pengaduan melalui aplikasi PLN Mobile yang dapat diunduh melalui Playstore atau AppStore.



    https://www.republika.co.id/berita/qvpbes472/pln-siap-jalankan-stimulus-listrik