PLN UIP JBB Siap Garap 38 Proyek Listrik Baru di Banten

Laporan Jurnalis Tribunnews.com, Reynas Abdila

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – PT PLN (Persero) Unit Utama Pembangunan Jawa Barat (PLN UIP JBB) akan membangun sejumlah proyek yang tersebar di berbagai titik di lingkungan Pemprov Banten.

Hal tersebut dalam rangka percepatan pembangunan proyek usai melakukan audiensi dengan Gubernur Provinsi Banten Wahidin Halim, Selasa (20/4/2021).

Dalam kegiatan ini diuraikan sejumlah proyek transmisi dan gardu induk yang dilaksanakan pada periode 2021 hingga 2030.

Baca juga: Digitalisasi Sistem Pesantren di Provinsi Banten

“Mulai tahun ini hingga 2030, kami memiliki sebanyak 22 proyek transmisi dan 16 gardu induk yang berlokasi di Provinsi Banten,” kata General Manager PLN UIP JBB Ratnasari Sjamsuddin.

“Total ada 38 proyek yang kami kerjakan di wilayah Banten, tentunya tidak lepas dari dukungan pemerintah,” lanjutnya.

Di antara 38 pekerjaan tersebut, sebanyak 9 proyek transmisi sedang dalam pembangunan, dan 5 gardu induk juga dalam status sedang berjalan.

Ia melanjutkan, kebutuhan dukungan pemerintah dari semua tingkatan sangat dibutuhkan demi kelancaran proyek dan keberhasilan proyek.

“Khusus untuk proses pembebasan lahan, dukungan berupa pemberian izin, penerbitan surat rekomendasi, dan juga terkait kendala teknis dan sosial yang sering kita temui di lapangan,” imbuhnya.

Baca juga: Kepulauan Riau Terima Turis Asing, PLN Batam Apresiasi Menparekraf

Selama ini Pemprov Banten banyak membantu dalam percepatan proyek yang dilaksanakan oleh PLN UIP JBB tersebut.

“Diantaranya memberikan pendampingan masalah teknis dan pemberian izin, salah satunya dalam pembangunan SUTET 500 kV Balaraja – Kembangan,” kata Ratnasari.

Sementara itu, Wahidin Halim menyampaikan dukungannya atas kesiapan PLN UIP JBB dalam upaya membangun infrastruktur ketenagalistrikan terbaik di Provinsi Banten.

Ia juga mengkoordinasikan beberapa kendala yang dihadapi PLN UIP JBB dalam pembangunan.

“Kami siap mendukung program pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan yang dilaksanakan. Ini juga agar Banten memiliki sistem kelistrikan yang lebih andal,” pungkas Wahidin.




Source