Polda Kalteng Tangkap 15 Penunggang Ilegal di Palangka Raya

    Polda Kalteng menyebut, laporan tersebut berasal dari warga yang diganggu oleh balapan liar

    REPUBLIKA.CO.ID, PALANGKA RAYA – Direktorat Samapta Polda Kalimantan Tengah menangkap 15 remaja yang melakukan balapan ilegal di Jalan Ir Soekarno, Kota Palangka Raya, Minggu (18/4).

    Direktur Samapta Polda Kalteng Kombes Pol Susilo Wardono melalui Wakil Ketua AKBP Timbul Siregar di Palangka Raya menuturkan, tindakan tegas dilakukan terhadap remaja yang melakukan balapan liar setelah adanya laporan dari warga yang diganggu oleh aksi seorang warga. kelompok remaja.

    Pengendalian dilakukan setelah tim patroli mendapat laporan dari masyarakat setempat bahwa ada aksi balapan ilegal. Berdasarkan informasi warga, remaja tersebut kerap berlomba di lokasi yang sama, katanya.

    Penggerebekan yang melibatkan Satuan Brimob Polda Kalteng dan Polsek Palangka Raya berhasil mengamankan 15 remaja yang diduga terlibat balapan liar. Selain remaja, aparat juga menyita 23 sepeda motor milik mahasiswa yang sebagian kabur dari kepungan polisi. Remaja yang juga di bawah umur itu tidak memiliki SIM selama pemeriksaan.

    Sementara, 23 unit sepeda motor yang disita langsung digiring ke Pos Bundaran Besar, Jalan Yos Sudarso. Ke-15 remaja di bawah umur dan barang bukti yang dibawa ke Pos Lalu Lintas Bundaran Besar diperiksa dokumen kendaraannya.

    Kemudian pelaku juga ditangani sesuai dengan UU Lalu Lintas Angkutan Jalan. Tak hanya itu, sebelum dibawa ke pos, para remaja tersebut juga diperintahkan oleh petugas untuk mendorong sepeda motornya dan berlarian di sekitar lokasi aksi balapan liar tersebut. Hal ini untuk memberikan rasa jera terhadap perilaku yang mereka lakukan.

    “Kami akan terus melakukan tindakan tegas seperti ini agar keamanan dan ketertiban umum di kawasan kota setempat dapat berjalan dengan lancar,” kata Timbul.

    sumber: Antara




    Source