Polda Solo Tangkap 22 Pedagang Narkotika

Dalam operasi Antik Candi 2021, Satresnarkoba Polresta Solo menyita sabu kristal sebanyak 188,9 gram.

REPUBLIKA.CO.ID, SOLO – Satuan Penyelidik Narkotika (Satresnarkoba) Polda Surakarta berhasil menangkap sebanyak 22 pelaku kasus narkotika dengan menyita sejumlah barang bukti. Hasil tersebut diperoleh dari pengoperasian di 19 lokasi berbeda di wilayah Solo dari 15 Maret hingga 22 April 2021.

“Satuan Reserse Narkoba Polres Surakarta pada operasi Antik Candi 2021, 15 Maret hingga 3 April berhasil menahan 12 pelaku dengan total narkotika sabu sebanyak 188,9 gram dan ganja 68,06 gram,” kata Kapolsek Surakarta, Kombes Ade. Safri. Simanjuntak saat menggelar kasus di Mapolres Surakarta, Jumat (23/4).

Pelaku saat ini ditahan di Mapolda Surakarta untuk proses hukum. Sebagian berkas sudah diserahkan ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Solo karena sudah dinyatakan lengkap (P21).

Selain itu, Satuan Reserse Narkoba Polres Surakarta yang beroperasi sejak April hingga pekan ketiga April 2021 juga mengungkap kasus dengan menangkap 10 pengedar narkoba. Adapun barang bukti yang disita berupa sabu-sabu seberat 53,57 gram dan ganja 19,16 gram.

Jadi, kata Ade, total pelaku yang ditahan di Mapolda Surakarta mencapai 22 dari 19 kasus pengaduan polisi yang dilakukan petugas pengungkap kasus narkoba. Sedangkan barang bukti total 242,47 gram sabu-sabu dan 87,22 gram ganja.

Ade menjelaskan, dari 12 tersangka yang ditahan dalam operasi Antik Candi 2021 itu, yakni warga RM Pasar Kliwon, warga GJ Magetan Jawa Timur, warga RS Pasar Kliwon, warga BC Sukoharjo, dan warga AS Jebres. Kemudian, DA warga Pasar Kliwon, Rb warga Pasar Kliwon, W warga Pasar Kliwon, WS warga Laweyan, MJ warga Banjarsari, FD warga Mojosongo Jebres, dan GJ warga Banjarsari.

Sedangkan 10 pelaku yang ditangkap pada April 2021, menurut Ade, masing-masing berinisial AS, warga Pasar Kliwon, EB warga Wonogiri, JM warga Surabaya, LT warga Sukoharjo, PR warga Jebres, dan MM warga Pasar Kliwon. Selanjutnya, warga RL Pasar Kliwon, suami istri warga SM dan DS Sukoharjo, dan RM warga Pasar Kliwon.

Ade menjelaskan, dari 19 kasus narkoba yang diungkap polisi. ada empat kasus yang menonjol. Pertama, tersangka MJ alias B, warga Banjarsari Solo, dengan barang bukti 29 bungkus sabu dengan berat total 100,65 gram. Kedua, kasus tersangka FD alias F, warga Jebres Solo, sebagai barang bukti paket besar sabu dan 19 paket sabu dalam plastik permen untuk mengelabui petugas.




Source