Polisi Menggagalkan Penyelundupan 100 Ribu Bibit Lobster ke Singapura

Laporan Jurnalis Tribunnews.com, Igman Ibrahim

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Direktorat Tindak Pidana Tertentu, Bareskrim Polri dan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menggagalkan upaya penyelundupan benih lobster ke Singapura.

Pengungkapan kasus ini bermula saat penyidik ​​mendapat informasi dari masyarakat terkait penyelundupan benih lobster di Desa Ciero Gede, Desa Kotasari, Kecamatan Gerogol, Kota Cilegon, Banten, Jumat (16/4/2021) pekan lalu.

Direktur Tindak Pidana Tertentu (Dir Tipidter) Polri Brigjen Pol Pipit Rismanto mengatakan benih lobster tersebut rencananya akan diselundupkan ke Singapura melalui Sumatera.

Baca juga: Ada empat potensi maladministrasi, Ombudsman melarang ekspor benih lobster

Baca juga: Menteri Trenggono Kagum Pembudidaya Lobster di Lombok Menghasilkan Rp 500 Juta

“Berdasarkan pendalaman informasi tersebut diketahui bahwa penyelundupan ke Singapura akan menggunakan jalur darat melalui wilayah Sumatera. Tim kemudian melakukan observasi dan observasi di lokasi yang dicurigai,” kata Pipit kepada wartawan, Senin (19/4 / 2021).

Dijelaskan Pipit, penyidik ​​aktif melakukan penangkapan di lokasi tersebut. Alhasil, mereka menduga ada dua kendaraan roda empat yang dicurigai membawa benih lobster sejak awal.

Mereka kemudian melakukan penguntitan hingga penyergapan.

“Saat penyergapan, satu pengemudi dan satu pengawal melarikan diri. Namun, petugas berhasil mengamankan seorang pengemudi berinisial S, warga Desa Loji, Kecamatan Simpenan, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat,” kata Pipit.

Dari hasil penyergapan, ditemukan 20 kotak styrofoam berisi benih lobster. Sedikitnya 100 ribu benih lobster berhasil diamankan dalam penangkapan ini.

Ratusan ribu benih lobster bening kemudian dilepas oleh Badan Karantina Ikan, Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan (BKIPM) Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) di kawasan Serang, Banten, dengan pengawalan personel Bareskrim. , “kata Pipit.




Source