Polisi menyita kokain senilai Rp. 400 juta dari turis Italia

Polisi masih menyelidiki bukti kokain tersebut.

REPUBLIKA.CO.ID, BADUNG – Satuan Reserse Narkoba Polres Badung, Bali, menangkap seorang turis asing asal Italia bernama Francesco D’alesio (34) karena diduga memiliki 94,02 gram kokain. Kokain itu dihargai Rp 400 juta.

“Aktifitasnya di Bali sebagai turis karena terjebak masalah COVID-19 dia tidak bisa kembali. Akhirnya dia tinggal di Bali. Mengenai buktinya yang besar ini, kami masih mengembangkannya dan kami masih mengejar pengejaran. Sumber bahan sudah kami amankan Narkotika di Polres Badung Iptu I Putu Budi Artama dalam jumpa pers di Polres Badung, Senin (24/5).

Dia mengatakan asal usul barang bukti itu masih dalam penyelidikan. Eksistensi pelaku di Bali cukup lama, dan pelaku memiliki SIM A dan SIM C untuk aktivitas sehari-hari di Bali.

“Masih dalam pengembangan karena persidangannya merupakan kejahatan transnasional sehingga kami harus melakukan penyelidikan secara mendalam dan itu akan memakan waktu,” ujarnya.

Kasus tersebut bermula dari adanya laporan bahwa seorang WNA menyalahgunakan kokain di sebuah vila yang beralamat di Jalan Uma Alas, Badung. WNA asal Italia yang memiliki tato di lengan kanan dan kirinya ini ditangkap pada Kamis (13/5) pukul 18.05 WITA, di Desa Kerobokan, Kecamatan Kuta Utara, Kabupaten Badung.

Ia menjelaskan bahwa dari hasil penggeledahan pelaku, ia menemukan dompet yang disembunyikan di dispenser hitam di kamar tidurnya. Setelah membuka dompet, ditemukan dua klip plastik bening berisi bubuk putih yang diduga mengandung jenis narkotika kokain.

Atas perbuatannya, pelaku dikenai Pasal 112 ayat (2) Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman pidana kurungan minimal 5 tahun dan pidana penjara paling lama 20 tahun, serta denda. Rp 800 juta hingga Rp 8 miliar.

sumber: Antara




Source