PPKM Darurat Jawa Bali Mulai Hari Ini, Berikut 14 Aturan Lengkapnya

    TRIBUNNEWS.COM – Pemerintah mulai menerapkan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Darurat (PPKM) pada Sabtu (3/7/2021) hari ini untuk wilayah Jawa dan Bali.

    PPKM Darurat ini akan dilaksanakan hingga 20 Juli 2021.

    Penjelasan aturan PPKM Darurat itu disampaikan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves), Luhut Binsar Pandjaitan, Kamis (1/7/2021).

    Berikut 14 poin pembatasan kegiatan dalam PPKM Darurat:

    1. Pelaksanaan kegiatan di sektor non esensial diterapkan 100 persen Bekerja dari rumah (WFH) atau bekerja dari rumah.

    2. Pelaksanaan kegiatan belajar mengajar (Sekolah, Perguruan Tinggi, Akademi, Pendidikan/Tempat Latihan) dilakukan secara online/on line.

    Baca juga: Aturan PPKM Darurat Jawa Bali, Resepsi Pernikahan Maksimal 30 Orang

    3. Pelaksanaan kegiatan di bidang:

    a) Essentials, seperti keuangan dan perbankan, pasar modal, sistem pembayaran, teknologi informasi dan komunikasi, hotel penanganan karantina non-COVID-19.

    industri berorientasi ekspor dengan jumlah pegawai maksimal 50% (lima puluh persen) Bekerja Dari Kantor (WFO) dengan protokol kesehatan yang ketat;

    b) Kritis, seperti energi, kesehatan. keamanan. logistik dan transportasi, industri makanan, minuman dan penunjangnya, petrokimia, semen, objek vital nasional, penanggulangan bencana, proyek konstruksi strategis nasional, utilitas dasar (listrik dan air), serta industri yang memenuhi kebutuhan sehari-hari masyarakat ditegakkan oleh 100 persen staf maksimum Bekerja Dari Kantor (WFO) dengan protokol kesehatan yang ketat;



    https://www.tribunnews.com/nasional/2021/07/03/ppkm-darurat-jawa-bali-mulai-hari-ini-inilah-14-aturan-lengkapnya