PPKM Darurat Resmi Diperpanjang, Ini Penjelasan Polda Metro Jaya Terkait Penerapan Pos Pemblokiran

Wartawan Tribunnews.com, Rizki Sandi Saputra

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Metro Jaya menanggapi kebijakan pemerintah memperpanjang kebijakan PPKM Darurat hingga 25 Juli.

Dalam tanggapannya, Direktur Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Metro Jaya Kombes Pol Sambodo Purnomo Yogo mengatakan, penerapan perpanjangan itu juga berlaku untuk kebijakan pembatasan mobilitas di semua titik posko isolasi.

Dengan begitu, kata Sambodo, kebijakan pembatasan mobilitas masyarakat di posko isolasi juga akan diperpanjang sesuai arahan pemerintah.

“Ya otomatis (diperpanjang),” kata Sambodo saat dikonfirmasi Tribunnews.com, Selasa (20/7/2021).

Ia juga menyatakan bahwa kebijakan penyuluhan di pos blokir juga berlaku untuk semua peraturan yang telah ditetapkan.

Baca juga: Idul Adha 1442 H, Polisi Sebut Lalu Lintas Pos Pemblokiran Tol Jakarta Lancar

Diantaranya terkait dengan sektor yang boleh dilalui yaitu sektor esensial dan kritis serta kebijakan pembagian waktu bagi pekerja esensial dan kritis.

Sambodo juga mengatakan, pihaknya akan tetap melihat kondisi di lapangan, jika diperlukan pengetatan tambahan pada tiang-tiang isolasi yang ada.

“Sementara masih yang pertama (kebijakan), nanti kita lihat perkembangannya,” kata Sambodo.

Diketahui, Pemerintah akhirnya memutuskan untuk memperpanjang pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat darurat (PPKM) hingga 25 Juli dengan catatan.



https://www.tribunnews.com/nasional/2021/07/20/ppkm-darurat-resmi-diperpanjang-ini-penjelasan-polda-metro-jaya-soal-penerapan-pos-penyekatan