PPKM Diperpanjang, Bantul Tetap Batasi Aktivitas Perdagangan

    REPUBLIKA.CO.ID, BANTUL — Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Tingkat 4 pada perpanjangan 10-16 Agustus di Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, masih membatasi aktivitas masyarakat setempat di bidang perdagangan.

    “Di bidang perdagangan, aktivitas pasar rakyat yang buka pada siang hari dibatasi hingga pukul 15.00 WIB, sedangkan yang buka pada malam hari hingga pukul 20.00 WIB, dengan kapasitas 50 persen dan penerapan protokol kesehatan yang ketat,” kata Bupati Bantul. , Abdul Halim Muslih, Kamis (12/12). /8).

    Peraturan tersebut sesuai dengan Instruksi Bupati Nomor 23 Tahun 2021 tentang PPKM Tingkat 4 untuk pengendalian penyebaran Covid-19 di seluruh wilayah Bantul hingga ke tingkat RT, mulai 10 hingga 16 Agustus 2021.

    Kemudian, kata Bupati, untuk supermarket atau swalayan, toko kelontong, dan sejenisnya yang menjual kebutuhan pokok sehari-hari, jam buka dibatasi paling lambat pukul 20.00 WIB, dengan daya tampung pengunjung 50 persen dan penerapan protokol kesehatan yang ketat.

    Pedagang kaki lima (bukan makanan dan minuman), penjual pulsa, penata rambut, pencuci pakaian, pedagang asongan, bengkel kecil, pencuci kendaraan dan lain-lain boleh buka hingga pukul 20.00 WIB dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat.

    Warung makan, warung tegal, warung jajanan dan sejenisnya diperbolehkan buka dengan protokol kesehatan yang ketat sampai dengan pukul 20.00 WIB, dengan pengunjung makan di tempat maksimal tiga orang dan waktu makan maksimal 20 menit, dan untuk layanan take away sampai 22.00 WIB.

    Sementara itu, restoran, rumah makan, kafe yang terletak di gedung atau toko tertutup dilarang menyediakan layanan makanan dan minuman di tempat, dan hanya diperbolehkan memberikan layanan melalui delivery atau take-out hingga pukul 22.00 WIB.

    “Restoran, restoran, dan kafe dengan area pelayanan di ruang terbuka diperbolehkan buka dengan protokol kesehatan yang ketat hingga pukul 20.00 WIB dengan kapasitas 25 persen, satu meja untuk maksimal dua orang, dengan waktu makan maksimal 20 menit, ” dia berkata.

    Bupati menjelaskan, PPKM Level 4 dilakukan beberapa kali untuk mengendalikan penyebaran Covid-19 ke tingkat RT di Bantul untuk menjamin keselamatan dan keamanan masyarakat terhadap wabah virus corona.

    “Kita perpanjang semata-mata untuk keselamatan masyarakat, kalau kita buka maka PPKM akan kita akhiri, dikhawatirkan jumlahnya akan bertambah lagi, karena sekarang sudah bagus, kasusnya terus menurun,” katanya.

    https://repjogja.republika.co.id/berita/qxpujq399/ppkm-diperpanjang-bantul-masih-batasi-aktivitas-perdagangan